Banyak ASN Mangkir Apel

Banyak ASN Mangkir Apel

PIMPIN APEL: Wakil Bupati Sumedang H Erwan Setiawan memimpin Apel Pagi Gabungan di lapang upacara IPP Sumedang, kemarin (10/12). (ASEP NURDIN/SUMEKS)

PEWARTA: ASEP NURDIN/SUMEKS

Terutama Eselon Empat dan Tiga

KOTA – Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN), mangkir saat Apel Pagi Gabungan di lapang upacara IPP Sumedang, kemarin (10/12). Kejadian ini, disesalkan Wakil Bupati Sumedang H Erwan Setiawan.

Perbuatan tersebut, dinilai mencerminkan sikap tidak disiplin. Padahal salah satu visi misi Sumedang Simpati, mewujudkan profesionalisme ASN.

“ASN harus bisa menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik, bukan hanya menuntut hak saja. ASN harus taat dan patuh pada semua peraturan yang telah ditetapkan,” kata Erwan dengan tegas di sela-sela apel.

Disiplin, kata Erwan, merupakan modal besar yang harus dimiliki seorang ASN pada khususnya. “Bagaimana bisa melayani masyarakat dengan baik, jika pribadi ASN-nya sendiri tidak disiplin,” ujarnya.

Bahkan dalam pelaksanaan apel itu, Wabup mengabsen seluruh pejabat di lingkungan Setda Sumedang. Dari hasil pengabsenan Wabup, ternyata para pejabat, terutama eselon empat dan tiga banyak yang tidak hadir dalam apel.

Sebagai konsekwensinya, Wabup meminta ASN yang tidak mengikuti apel, untuk menghadap ke kantornya.

Apel yang dihadiri para pejabat dan staff di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang itu, sekaligus dalam rangka Peringatan Hari HAM Sedunia yang ke-70.

Pada kesempatan tersebut, Wabup mengengukuhan Forum Pelajar Sadar Hukum dan Penobatan Duta Hukum dan HAM.

“Semoga anak-anak ku yang baru dinobatkan menjadi Duta Hukum dan HAM, bisa menerapkan sadar Hukum dan HAM dalam kehidupan sehari-hari,” harap Erwan.

Selain itu, para duta Hukum dan HAM dituntut untuk berperan aktif dalam menyuarakan hak-hak asasi pelajar, untuk tidak dikenai tindak kekerasan, bulying, body shaming dan narkoba. (nur)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.