Batudua Bisa Hasilkan Ratusan Juta Perbulan *Pemdes Linggajaya Buka Jalan Baru

CISITU – Kawasan Batudua di Desa Linggajaya Kecamatan Cisitu, dinilai dapat menghasilkan pendapatan ratusan juta untuk desa, jika dikelola dengan baik. Kawasan yang sempat dijadikan tempat take off olahraga paralayang tingkat dunia tersebut, masih menyimpan potensi untuk tujuan wisata.

Pemerintah Desa Linggajaya mengakui, tata kelola kawasan tersebut belum dilakukan maksimal. Sehingga masih perlu pembenahan dari berbagai aspek. “Jika terkelola dengan baik, kami bisa menghasilkan Rp 100 juta perbulan untuk pendapatan desa,” ujar Kades Linggjaya, Agus Wawan Darmawan, Senin (15/7).

Agus mencontohkan, saat lebaran beberapa waktu lalu, pemerintah desa inisiatif membuat tiket retribusi. Setiap kendaraan roda dua yang masuk kawasan Batudua, dibebankan tiket Rp 5.000 dan roda empat Rp 10.000. Dengan memegang tiket tersebut, pengunjung tidak lagi dibebankan bayar portal atau biaya parkir.

Pembuatan tiket, kata kades, telah ditetapkan dalam Perdes yang telah dimusyawarahkan dengan masyarakat. “Kami cetak sekitar 1.500 tiket untuk motor dan 500 untuk mobil. Tiket itu habis dalam dua hari. Jika dikalkulasi lebih dari Rp 10 juta, kami dapatkan dalam beberapa hari,” paparnya.

Penghasilan itu, menandakan tingkat kunjungan yang lumayan ke kawasan Batudua, meski kondisi kawasan dinilai belum memiliki fasilitas yang lengkap. “Makanya, jika saja Kawasan Batudua dilengkapi dengan berbagai fasilitas dan dikelola dengan baik, akan mendapatkan income yang lumayan besar,” ungkapnya.

Agus mengatakan, langkah pengelolaan Kawasan Batudua, kini sedang diintensifkan. Pihaknya, saat ini sedang membuka jalan baru ke lokasi Kawasan Batudua sepanjang 3.5 kilometer dari kawasan Pasiringkik. “Saat ini sedang proses perataan tanah. Tahap awal akan dikerjakan sepanjang 750 meter. Tidak mudah karena harus mengeruk tanah bukit dengan ketinggian 8 meter,” jelasnya.

Dia menyebutkan, keuntungan dengan membuka jalan baru antara lain agar akses ke Batudua lebih mudah. Kemudian kontur tanjakan tidak terlalu ekstrim. “Dengan jalan baru ada pengembangan akses ekonomi dan investor jadi tertarik karena akses jalan baik,” ucapnya.

Tata kelola Kawasan Batudua, kata dia, merupakan program berkelanjutan Pemerintah Desa Linggajaya. Akan direalisasikan sekemampuan anggaran desa. “Kita sudah sering kedatangan investor pertanian dan perkebunan. Dengan adanya akses jalan baru yang tidak ekstrim diharapkan investor bisa dijamin lancar dalam menanamkan modalnya di wilayah Kawasan Batudua dan sekitarnya,” ujar Agus. (eri)

0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.