Baznas Peduli Pendidikan, Bantu SDN Sukasirna 1 dan 2

KOTA – Sebagai bukti kepedulian terhadap dunia pendidikan, Baznas Kabupaten Sumedang memberikan bantuan dana pendidikan sebesar Rp 20 juta kepada dua sekola dasar. Dimana dua sekolah itu, terkena musibah banjir pada beberapa waktu lalu.

Kedua sekolah tersebut, yakni SDN Sukasirna 1 dan Sukasirna 2. Masing-masing mendapat bantuan sebesar Rp 10 juta. Karena berada dalam satu kompleks, maka nasib kedua sekolah ini pun tidak memiliki alat-alat belajar.

Ketua Baznas Kabupaten Sumedang H. Ali Bazri mengatakan, bantuan tersebut disalurkan mengingat seluruh peralatan kedua sekolah sudah tidak dapat dipergunakan lagi.
Sehingga menghambat proses belajar mengajar.

“Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat,” kata Ali Bazri, Rabu (19/10).

Dikatakannya, kepedulian Baznas terhadap dunia pendidikan merupakan kepedulian umat juga, karena menurut Ali Bazri, bantuan yang pihaknya salurkan, merupkan titipan umat yang dikumpulkan melalui zakat, infaq, dan sodaqoh.

“Pendidikan merupakan tanggung jawab kita semua, maka Baznas pun memiliki tanggung jawab untuk mendukung pemerintah dalam berlangsungnya proses belajar mengajar,” katanya.

Anak-anak, kata Ali merupakan generasi bangsa dan calon-calon pemimpin di masa yang akan datang.

“Mereka jangan terlalu lama dibiarkan menderita dengan keadaan seperti ini, alat pembelajarannya hancur, perpustakaan hancur, bahkan buku-buku materi pelajaran pun sudah tiada,” tuturnya.

Menyikapi kepedulian Baznas terhadap keberlangsungan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolahnya, Kepala SDN Sukasirna 2, Tata Sese S.Pd, mengucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya. Ia mengaku, bantuan tersebut akan dipergunakan untuk memperbaiki alat pendukung belajar yang saat ini mendesak.

“Kita akan gunakan untuk membeli laptop, printer, dan memperbaiki beberapa unit komputer,” katanya.

Sedangkan untuk pengadaan alat-alat belajar lainnya, ia mengaku telah dijanjikan Bupati, H. Eka Setiawan, yang akan disalurkan melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang.

Tata menyebutkan, sejumlah alat-alat belajar yang sangat dibutuhkan, diantaranya buku materi pelajaran, dan komputer. “Termasuk meja tenis pun kami sangat memerlukan, karena salah seorang dari siswa kami ada yang berhasil menjuarai turnamen untuk tingkat nasional. Jika tidak ada meja tenis, bagaimana kami bisa mereka latihan?” ungkapnya. (mg1)

Ikuti Kami di Sosial Media:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.