oleh

Belajar Online Mulai Goyang Ekonomi Warga Darmaraja

SUMEDANGEKSPRES.COM – Sejumlah orang tua siswa di Kecamatan Darmaraja, mulai mengeluhkan sistem belajar di rumah selama pandemi wabah virus korona melanda di Kabupaten Sumedang.

Para orang tua siswa mengaku, belajar dengan menggunakan alat komunikasi handphone android dinilai telah menggoyang perekonomian saat ini.

Pasalnya, melalui sistem online tersebut, para orang tua harus merogoh kocek untuk membeli kuota internetnya.

“Anak-anak mulai sering minta uang untuk membeli kuota,” kata salah satu orang tua siswa, Nanah kepada Sumeks, kemarin.
  
Selain itu, dengan tinggal di rumah, justru uang jajan anak-anak malah semakin bertambah.

“Selain kuota, uang jajan mereka jadi membengkak,” ujarnya.
 
Semetara itu, lanjut Nanah, penghasilan para orang tua siswa saat ini melemah, bahkan tidak ada penghasilan sama sekali. Hal itu dikarenakan adanya larangan untuk aktivitas ke luar daerah.

“Sementara tidak ada penghasilan sama sekali, karena biasanya jualan di Jakarta, tapi saat ini tidak bisa,” terang Nanah.

Dengan demikian, masyarakat meminta ada kebijakan pemerintah untuk segera menurunkan bantuan. Terutama untuk warga kurang mampu yang kini tengah menyekolahkan anaknya.

“Saya harap pemerintah secepatnya menurunkan bantuan kepada kami,” tuturnya. (eri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 komentar

  1. Semangat untuk #bersamamelawanviruscorona cukup #dirumahaja dan utk mengusir kejenuhan yang anda rasakan saat ini silahkan bisa lsg join dan bermain di beberapa game yang ada di situs DUPA88,net blm lgi bisa pilih/ambil bonusnya serta bisa jadi tambahan penghasilan anda boskuu

News Feed