oleh

Belasan Pelaku Kejahatan Diciduk Polisi

SUMEDANG – Sedikitnya 11 pelaku kejahatan dengan kekerasan diantaranya membawa senjata tajam tanpa izin, tindakan secara bersama sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang, dan perkara Pencurian dengan pemberatan (Curat) berhasil diungkap jajaran reserse Polres Sumedang.

Kapolres Sumedang AKBP Dwi Indra Laksmana didampingi Kapolsek Cimanggung, Jatinangor dan Pamulihan menyebutkan, ketiga perkara ini diungkap oleh Satreskrim Polsek Cimanggung, Pamulihan dan Jatinangor,” ujarnya kepada wartawan saat konferensi pers di Mapolsek Cimanggung, Kamis (26/12).

Lebih jauh Kapolres mengatakan, dari 8 tersangka yang membawa Sajam tanpa izin yang telah berhasil diamankan yakni, HK, AD, AM, JA, YS, DJ, ES, dan DY.

“Selain itu, ada 4 tersangka pengeroyokan terhadap orang atau barang yakni, AS, DD, RS dan BYS. Dan ada satu tersangka Curat yakni, IS alias Ciwok yang berhasil ditangkap,” ujarnya.

Dikatakan, modus operandi tersangka, mereka sengaja membawa Sajam berupa, golok, rencong, kapak, keling dan lain-lain yang digunakan pelaku sebagai sarana kejahatan. Sedangkan tersangka tindak pidana secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang, mereka melakukan pengeroyokan dengan cara memukul dan menjambak korban serta melakukan pengrusakan terhadap kendaraan korban.

“Sementara, tersangka tindak pidana Curat, pelaku masuk ke dalam rumah korban dengan cara naik ke lantai atas rumah korban melalui dinding samping rumah menggunakan tangga bambu dan merusak daun pintu jendela dan mengambil sejumlah barang barang,” ucapnya.

Akibat perbuatan tersebut, sambung Kapolres, mereka dijerat Pasal 3 ayat 1 UU darurat nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman 10 tahun penjara. Pasal 170 ayat 1 KUHP, diancam 5 tahun penjara dan Pasal 363 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

“Kami pun berhasil mengamankan sejumlah barangbukti seperti, 5 unit handphone, 14 buah sajam, 3 buah tabung gas, 4 unit kendaraan roda 2 dan lainnya,” tandasnya.

Pengungkapan kasus curat curas dan pengeroyokan tersebut lanjut Kapolres, adalah hasil operasi lilin lodaya yang berjalan sudah empat hari. Termasuk beberapa pengembangan kasus lama yang berhasil diungkap jajaran unit reskrim di masing-masing Polsek.

“Meskipun tersangka berandalan tetapi tidak ada pelaku yang dibawah umur, jadi kita tindak sesuai hukum yang berlaku,” tandasnya. (imn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed