Berkas Laporan Tengah Dilengkapi

Peliput/Editor: IST

Berkas Laporan Tengah Dilengkapi

TERIMA LAPORAN: Ketua Panwascam Pamulihan Lili Pati (kanan) menerima laporan dugaan pencatutan copy KTP dan tanda tangan palsu.

PAMULIHAN – Toha Hamdani, 26, warga Desa Citali Kecamatan Pamulihan, melakukan proses pelaporan terkait dugaan pemalsuan tanda tangan dan foto copy KTP dirinya. Sebab saat dilakukan verifikasi faktual, data dirinya masuk dalam daftar dukungan salah satu bapaslon perseorangan.

“Berkas masih dilengkapi, yang nantinya untuk bahan pelaporan menuju proses hukum selanjutnya. Bahkan koordinasi dengan panwascam juga polres sudah saya lakukan. Tinggal melengkapi berkas untuk dijadikan bahan pelaporan,” terang Toha.

Sejauh ini, dirinya masih melengkapi bukti-bukti yang ada, serta saksi dan surat pernyataan. “Jadi pas laporan barang bukti tersebut sudah lengkap agar bisa ditindaklanjuti oleh panwascam untuk nantinya diteruskan ke panwaskab serta Polres Sumedang,” ucapnya.

Dikonfirmasi, Ketua Panwascam Pamulihan Lili Pati, membenarkan jika pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat yang tidak terima foto copy KTP yang dimilikinya terverifikasi dalam dukungan salah satu calon independen.

“Selain copy KTP, juga ada tanda tangan yang juga dipalsukan. Kuat dugaan pemalsuan tanda tangan itu dilakukan oleh tim paslon perseorangan.

“Pada intinya, pelapor tidak terima apa yang dilakukan tim sukses paslon yang telah mencatut tanda tangan dan copy KTP miliknya,” ucapnya.

Meski pun sudah mendapat laporan, kata Lili, terlebih dahulu akan melakukan kajian soal dugaan itu. Bahkan akan segera memanggil sejumlah saksi dalam kasus tersebut.

”Paling lambat selama empat hari dan akan memanggil beberapa saksi terkait laporan itu,” janjinya.

Keputusan yang diambil, sebelumnya telah mengadakan rapat pleno. Setelah itu, berkasnya diserahkan ke panwaskab untuk ditindak lanjuti bersama KPU.

Diakuinya, persoalan foto copy KTP bodong beredar di masyarakat, kerap membuat persoalan yang menjadikan pihaknya kewalahan karena kerap mendapat teguran dari masyarakat.

“Persoalan yang sedang dihadapi saat ini bukan satu dua saja yang meyangkut KTP. Tetapi ada persoalan yang sama yang juga menyangkut dukungan dari perseorangan,” pungkasnya. (kos)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.