oleh

Berteduh di Saung, Pasutri Tersambar Petir

KOTA – Warga Dusun Cileutik RT 03 RW 03, Desa Rancakalong, Kecamatan Rancakalong, digegerkan dengan adanya warga yang tersambar petir, pukul 12.30, Selasa (15/12). Kejadian itu menimpa pasangan suami istri (Pasutri), Acep (47) dan Karmini (45), yang sedang berada di sawah tidak jauh dari rumahnya.

Korban Acep mengalami luka bakar sekira 11 persen pada badan hingga kaki kanannya. Sementara Karmini, istrinya mengalami luka bakar 9 persen pada badan hingga kaki kirinya.

Pasutri ini, langsung dilarikan ke RSUD Sumedang oleh Polsek Rancakalong. Dan setibanya di RSUD langsung dilakukan penanganan di IGD.

Dari pengakuan Acep saat di ruang IGD RSUD Sumedang, menuturkan jika kejadiannya terjadi saat berteduh di saung menghindar hujan. “Saat itu saya sedang ada di sawah, namun ketika hujan saya bersama istri langsung berteduh di saung, sekalian mau makan siang. Sekitar 15 menit saya di saung, tiba-tiba ada petir yang menyambar kepada kami,” katanya Acep saat dikunjungi Sumedang Ekspres, kemarin.

Sementara itu, salah satu pihak keluarga yang enggan disebut namanya, mengaku kaget dengan apa yang terjadi pada kerabatnya. “Saya kaget mendengar kejadiannya. Itupun saya tahunya dari adik saya yang menelpon dan memberitahukan kejadian tersebut. Karena itu saya langsung berangkat ke rumah sakit untuk melihatnya,” tuturnya.

Dengan luka serius yang dialami korban, mengakibatkan harus dirawat dalam beberapa hari. Dan hingga saat ini Karmini masih mengerang kesakitan akibat luka bakar yang ada di beberapa bagian tubuhnya.

Terpisah, Kapolres Sumedang, AKBP Mahmud Nazly Harahap melalui Kapolsek Rancakalong, AKP Dadang Rostia membenarkan kejadian tersebut. “Memang Benar, ada sepasang suami istri menjadi korban tersambar petir di pesawahan,” ujarnya.

Kapolsek menambahkan, saat mengevakuasi kondisi korban masih dalam keadaan bernyawa. “Karena takut, kerabat korban yang melihat kejadian tersebut langsung membawanya ke rumah sakit,” ucapnya. (bay/cr9)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed