Bilkis Alami Keterlambatan Fungsi Otak

Peliput/Editor: ASEP NURDIN/SUMEKS

Bilkis Alami Keterlambatan Fungsi Otak

TERBARING: Bilkis Sakila Maura hanya bisa terbaring di rumahnya karena mengalami keterlambatan fungsi otak yang dideritanya sejak lahir.

Butuh Uluran Tangan

KOTA – Sejak dilahirkan, Bilkis Sakila Maura, 3, lemas tak berdaya. Anak pertama pasangan Anis Apriliani, 25 dan Dadan Priatna, 29, Warga RT 03 RW 03 Lingkungan Cipada Kelurahan Kota Kulon, mengalami keterlambatan fungsi otak yang dideritanya sejak lahir.

Kini, dia hanya bisa berbaring dengan kaki dan tangan yang tidak bisa berfungsi. Bahkan untuk mengunyah makanan pun, balita malang ini tidak sanggup. Sehingga berat badannya pun hanya mencapai delapan kilogram saja.

“Selama ini, Bilkis menjalani terapi di RSUD Sumedang, tetapi tidak dirawat secara intensif,” kata Anis menuturkan saat disambangi Sumeks di rumah kontrakannya, kemarin (5/11).

Menurut keterangan dari dokter yang diterima Anis, kemungkinan untuk dapat disembuhkan hanya 30 persen. Mengingat keterlambatannya dalam menjalani pengobatan.

“Kalau diobati sejak masih usia di bawah satu tahun, mungkin bisa sembuh total,” tutur Anis menirukan perkataan sang dokter.

Kendati demikian, Anis berharap anak kesayangannya itu mampu sembuh total sehingga dapat tumbuh secara normal seperti anak-anak seusianya.

Alasan keterlambatan Anis membawa anaknya ke rumah sakit, karena keterbatasan masalah ekonomi. “Bisa berobat pun, setelah saya mendaftar BPJS, yang harus dibayar setiap bulan,” tuturnya.

Anis, kini tinggal di rumah berukuran 3X3 meter, yang disewanya Rp 50 ribu setiap minggu. Meskipun hanya Rp 50 ribu, namun terasa berat bagi Anis, karena penghasilan sang suami sebagai penjaga parkiran di Kawasan Alun-alun Sumedang, sangat kecil. Itupun tidak menentu.

“Apalagi kalau turun hujan, tidak dapat uang sama sekali,” tuturnya.

Kini, Anis sangat membutuhkan uluran tangan dermawan untuk biaya pengobatan anaknya. “Saya ingin pengobatan yang maksimal, tidak asal-asalan,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Adat Jagariksa Imaduddin, berharap kepada pemerintah untuk cepat tanggap atas penyakit yang diderita Bilkis.

“Jika tidak ada perhatian dari pemerintah, kami akan membawanya ke RSUD agar dirawat dan mendapat pengobatan yang maksimal. Urusan biaya, gimana nanti saja, masa pemerintah mau tinggal diam,” katanya. (nur)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js