oleh

Blanko Terbatas, Permohonan KTP-e Dibatasi

KOTA – Blanko pemohon elektronik kartu tanda penduduk (KTP-e), ternyata dibatasi. Pembatasan dilakukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcasip) Kabupaten Sumedang, lantaran pengiriman blanko dari pusat terbatas.

Kepala Disdukcasip Kabupaten Sumedang, Nana Sutisna, membenarkan terkait adanya pembatasan pembuatan KTP-e, ia beralasan kebijakan pembatasan itu, karena pengiriman blanko dari pemerintah pusat sangat terbatas.

“Makanya, kami juga membatasi blanko KTP-e bagi warga yang ajukan permohonan KTP-e baru atau perpanjangan,” ujar Kepala Disdukcasip Kabupaten Sumedang, Nana Sutisna, pada Sumeks di Kantornya, Rabu (22/6).

Menurut dia, blanko KTP-e yang disiapkan kepada warga pemohon KTP-e baru, perhari 500 lembar. Karena sebelum ada pembatasan blanko KTP-e, rata-rata per-hari pemohon KTP-e baru bisa mencapai 600 hingga 700 lembar.

Sementara, terang Nana, selain tingginya warga mengajukan permohonan KTP baru, warga juga banyak yang mengajukan permohonan kartu keluarga (KK) juga cukup tinggi. Baik itu perubahan KK maupun KK baru, yang rata-rata per hari mencapai 300 pemohon.

“Untuk warga yang mengajukan akta kelahiran, pihaknya mengeluarkan 200 lembar blangko dalam sehari,” kata dia.

Pihaknya mengatakan sekali mengambil blanko e-KTP tidak lebih dari 6000 lembar. Sehingga, hal ini berpengaruh pada warga yang mengurus di kantor Disdukcasip yang batasi.

Untuk masing-masing kecamatan juga dibatasi, yakni hanya 25 lembar blanko per hari. Sebab, dalam pengurusan KTP-e sudah bisa dilakukan di 26 kantor kecamatan, baik itu perekaman hingga mencetak.
Tapi hal itu ternyata masih belum diketahui banyak warga jika mengurus KTP-e baru cukup di kantor kecamatan.

Padahal, lanjut Nana, pelayanan kepengurusan administrasi kependudukan cukup di kantor kecamatan, dan ini sudah berjalan sejak awal bulan lalu. Selain itu, pihaknya sudah memberikan sosialisasi kepada para kepala desa (kades).

Ia menambahkan, jika ada warga yang sangat mendesak untuk memperoleh KTP-e baru, untuk kepentingan seperti mendaftar sebagai TNI/Polri atau kepentingan yang lainnya. Maka, pihaknya membuatkan surat keterangan yang menyebutkan bahwa bersangkutan sudah melakukan proses perekaman KTP-e. (her)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed