oleh

BPBD Harus Antisipasi Bencana

SUMEDANG – Menurut rilis BMKG, curah hujan tahun ini tertinggi dalam 154 tahun. Menyebabkan, intensitas hujan sangat deras di sebagian besar daerah di Indonesia. Bahkan, ibu kota dan kota kota besar terkepung banjir hingga menelan sejumlah korban nyawa.

Hal itu disampaikan Sekretaris Komisi III, dr Iwan Nugraha saat berbincang dengan Sumeks, Senin (8/1). “Kabupaten Sumedang termasuk salahsatu kabupaten di Jawa Barat dengan resiko kebencanaan berkategori tinggi,” ujar Iwan.

Dikatakannya, Pemerintah Kabupaten Sumedang, terutama melalui BPBD harus melakukan langkah-langkah antisipatif menghadapi resiko besar dalam beberapa bulan kedepan. Terutama, pergerakan tanah, longsor serta banjir.

“Langkah yang cukup penting adalah melakukan sosialisasi, terutama di daerah daerah rawan bencana,” tukasnya.

Menurutnya, sosialisasi dilakukan agar pemahaman dan kesadaran masyarakat meningkat. Sehingga, dapat melakukan antisipasi lebih dini, terpenting terkait keselamatan nyawa.

“Bahkan kita menganjurkan perbanyak dan perkuat jalur kerelawanan bencana. Saya yakin masyarakat kita masih banyak yang peduli dan berjiwa relawan,” paparnya.

“Di tengah belum idealnya SDM, sarana prasarana serta anggaran penanggulangan bencana. Jiwa gotong royong kita akan sangat berarti,” imbuhnya. (atp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed