BPBD Sumedang Siaga 24 Jam

BPBD Sumedang Siaga 24 Jam

TEKEN BERITA ACARA: Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir saat menandatangani berita acara Musrenbang Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2019, di Graha Asia Plaza, Rabu (13/2).(ISTIMEWA)

PEWARTA: ATEP BIMO AS/SUMEKS

KOTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang mencatat sedikitnya ada 60 kejadian yang telah terjadi sejak Januari hingga Februari 2019. Beberapa bencana yang terjadi diantaranya, banjir, pergerakan tanah, angin puting beliung, orang tenggelam hingga pohon tumbang.
Hal itu disampaikan Kepala BPBD Ayi Rusmana di sela sela kegiatan Musrenbang tingkat Kabupaten Sumedangm di Asia Plaza, Rabu (13/3).

Menurutnya, mulai November sampai dengan awal Mei 2019 khusus di Jawa Barat masih akan turun hujan. ”Jadi kita tetap siaga darurat bencana, kita siapkan tim reaksi cepat 1 x 24 jam piket di kantor BPBD. Makannya, ketika ada informasi masuk, kita langsung ke lapangan untuk memastikan langsung,” ujar Ayi.

Dikatakan, meski di bulan Mei mendatang intensitas hujan bisa saja menurun, namun masyarakat harus tetap waspada. Terutama di daerah-daerah dengan potensi rawan bencana yang tinggi. Oleh sebab itu, kata dia, pihaknya gencar melakukan simulasi bencana seperti di sekolah-sekolah, lingkungan masyarakat sampai tingkat desa.

”Adapun kalau musim kemarau, biasanya banyak kebakaran, itu bisa terjadi kapan saja ketika cuaca sangat ekstrim. Bahkan juga bisa terjadi di sebagian titik titik desa yang punya potensi kekeringan. Biasanya di sekitar Ujungjaya, Tomo, beberapa wilayah kota Sumedang, Jatigede dan Jatinangor,” katanya.

Lebih lanjut, Ayi menjelaskan, untuk mengatasi kekeringan di daerah Sumedang pihaknya akan berkoordinasi dengan PDAM guna pendistribusian air bersih. ”Selain itu sebisa mungkin berkoordinasi dengan Pa Bupati supaya bisa tertanggulangi terutama di titik titik rawan kekurangan air bersih,” tandasnya. (atp)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.