Bumdes Harus Tingkatkan Ekonomi Desa

KOTA- Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), sebagai lembaga ekonomi masyarakat perannya cukup strategis dalam menggairahkan perekonomian masyarakat di pedesaan. Sehingga, Bumdes sebagai lembaga ekonomi rakyat yang juga menjadi pilar demokrasi.

“Bumdes dibentuk atas dasar komitmen melalui musyawarah yang tujuannya mendongkrak ekonomi rakyat,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sumedang, Teddy Mulyono, Selasa (21/3).

Dikatakan Teddy kebijakan sekarang bahwa desa bisa mendirikan Bumdes yang tujuannya untuk meningkatkan perekonomian desa, mengoptimalkan aset desa, meningkatkan usaha masyarakat, menciptakan peluang usaha, menciptakan lapangan pekerjaan, pengembangan ekonomi desa serta meningkatkan pendapatan desa.

“Jika pengelolaan Bumdes optimal, maka desa akan menjadi desa yang. mandiri,” katanya didampingi, jajaran Pejabat Dinas, saat talkshow di Radio Erks FM.

Ia mengatakan, Bumdes itu sebagian besar modalnya dari desa seperti melalui kekayaan desa. Bumdes dibentuk untuk kesejahteraan masyarakat yang jelas berbeda dengan koperasi. “Koperasi mengacu keuntungan bagi anggotanya, sementara Bumdes keunntungannya untuk masyarakat,” ucapnya.

Bahkan, kata dia, koperasi sifatnya terbatas seperti dalam ruang gerak dan usahanya. “Ada ruang yang tak bisa dilakukan koperasi, maka bisa olah oleh Bumdes,” katanya.

“Bangsa indonesia tak akan besar jika tak memiliki desa. Sehingga, pemerintah terus berusaha agar bagaimna mendistribusikan dana desa,” tuturnya.

Setiap tahun, kata dia, dana desa jumlahnya meningkat hingga 10 persen dari APBN yang ada. Artinya, uang pun kini tak hanya dimiliki oleh pusat. Saja, tapi dibagikan ke desa.

Perlu diketahui, besaran dana desa untuk Kabupaten Sumedang mencapai Rp271,26 M lebih. “Banyak jenis usaha yang bisa dilakukan di bumdes, diantaranya bisa bisnis sosial, penyewaan, produksi, keuangan dan usaha bersama,” ujarnya.

Ia mengatakan, dari sisi kepemilikan bahwa Bumdes dimiliki desa yang berbeda dengan koperasi, merupakan milik anggota. “Bumdes, pertanggungjawabannya melalui musyawarah desa dan kepengurusannya dari, oleh dan untuk rakyat,” katanya. (her)

Ikuti Kami di Sosial Media:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.