Buper Tambah Penghasilan Warga

Buper Tambah Penghasilan Warga

SENAM TONGKAT: Para anggota Pramuka peserta jambore ranting Kecamatan Wado di Bumi Perkemahan Buana Bakti Praja, tengah melakukan senam tongkat.(Heri purnama/sumeks)

PEWARTA: Heri purnama

WADO – Kegiatan pramuka di bumi perkemahan Buana Bakti Praja, ternyata berdampak pada pertumbuhan perekonomian warga di sekitarnya. Lokasi perkempingan yang dijadikan kegiatan jambore ranting (jamran) berada di Dusun Sukanyiru, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado.

Kepala Desa Sukajadi, Dede Suhendar, membenarkan terkait adanya dampak positif dari keberadaan bumi perkemahan yang ada di wilayahnya tersebut. Disebutkannya, jika bumi perkemahan itu secara legalitas dimiliki kwartir ranting Kecamatan Wado.

“Bumi perkemahan itu, memang biasa digunakan sebagai tempat acara jambore tingkat Kecamatan Wado, yang diakui secara resmi dengan status tanahnya merupakan hak miliki Kwartir Ranting Kecamatan Wado. Jadi, dalam pelaksanaan acara Jamborenya tidak perlu mencari tempat dan tidak perlu berpindah-pindah,” kata Dede Suhendar, pada Sumeks, kemarin.

Menurut Kepala Desa Sukajadi yang masih berjiwa muda itu, menambahkan secara keberadaan, adanya Bumi Perkemahan Buana Bakti Praja, memberikan keuntungan pada masyarakat yang ada di sekitarnya.

“Kita bersyukur sudah ada Buper. Sebab setiap tahunnya warga jadi punya tambahan penghasilan dari berjualan,” ucapnya.

Banyaknya anak-anak dan para orangtua yang menengok anaknya disinyalir menjadi daya tarik para pedagang. Banyak diantara penduduk di sekitar wilayah tersebut, kata Kades yang hobi motor gunung itu, berjualan makanan ringan, dan sejenisnya.

“Secara anak-anak kan sukanya jajan, jadi warga yang berjualan makanan ringan pasti laku aja. Apalagi jika pas ditengok sama orangtuanya,” imbuhnya.

Selain itu, ada juga warganya yang memiliki tanah di sekitar buper bisa menyewakan tanahnya kepada para pedagang yang berjualan di tempat tersebut. “Warga juga bisa menyewakan tanahnya yang ada di sekitar buper, itu juga menambah pendapatan lagi,” tambahnya.

Selain itu, kegiatan di buper juga bisa mendatangkan banyak masyarakat dari luar atau orangtua siswa, dan kesempatan itu juga dimanfaatkan oleh warga untuk memamerkan produk unggulan yang ada di Sukajadi.

“Bahkan kita juga bisa memamerkan produk unggulan di buper itu, secara banyak warga luar yang datang,” kata dia.

Namun, sayangnya kondisi buper masih belum maksimal, dengan kondisi cuaca yang terus-terusan hujan membuat buper ini jadi becek. Ia berharap pihak terkait bisa melengkapi buper tersebut dengan infrasyruktur yang maksimal, agar bisa nyaman di gunakan di berbagai cuaca. (eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.