oleh

Cara Sumedang Terapkan Program Unggulan di Masa Pandemi Korona

Galakkan Maghrib Mengaji Secara Online

Salahsatu program unggulan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang sebagai upaya mendukung Visi dan Misi Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang, khususnya dalam mewujudkan masyarakat yang agamis adalah Maghrib Mengaji. Pandemi Covid-19 atau Korona tidak menghalangi program tersebut tetap berjalan. Bagaimana Pemkab Sumedang menyiasatinya.

SUMEDANGEKSPRES.COM, KOTA – BUPATI Sumedang H. Dony Ahmad Munir mulai menggalakan kembali program Magrib Mengaji Al-Quran. Berbeda dari sebelumnya, kegiatan Maghrib Mengaji kali ini dilaksanakan secara online melalui media sosial resmi Bupati karena masih dalam masa Pandemi Covid-19.

Bupati langsung memandu jalannya siaran live Instagram dan Facebook dari Gedung Negara, beberapa waktu lalu. Dia membacakan Surat At-Takatsur berikut artinya.

Audien yang mengikuti siaran langsung diberi kesempatan oleh Bupati untuk turut membaca Surat. Kegiatan tersebut akan menjadi agenda rutin dari Senin sampai Jumat, mulai pukul 18.20 sampai 18.50.

Bupati mengatakan program Maghrib Mengaji yang dilaksanakan dari Magrib sampai Isya tersebut merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang. Tentunya, sebagai upaya mendukung Visi dan Misi Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang, khususnya dalam mewujudkan masyarakat yang agamis.

Dikatakan, kendati tidak bertatap muka secara langsung karena Pandemi Corona, gerakan Magrib Mengaji Online diharapkan bisa menjadi alternatif bagi masyarakat agar program  yang digulirkan bisa terus berjalan secara simultan.

“Karena masih di masa pandemi, kami buat alternatif Magrib Mengaji online. Kami ajak masyarakat berinteraksi bersama untuk menambah pengetahuan tentang Al-Quran. Harapan kami kegiatan ini bisa memberikan keberkahan bagi masyarakat Sumedang. Sehingga, terhindar dari wabah, bencana dan malapetaka,” ungkapnya.

Kata Bupati, program maghrib mengaji online yang dilaksanakan mendapatkan respon yang positif dari masyarakat. Tingginya animo masyarakat tersebut dapat dilihat dari jumlah partisipasi masyarakat yang ikut serta dalam kegiatan tersebut.

“Responnya sangat banyak, hari ini ada sekitar 430 warga yang ikut berpartisipasi. Setiap harinya semakin meningkat. Itu berarti animo masyarakat untuk program ini sangat besar. Mudah-mudahan bisa bermanfaat,” tandasnya.

Ditegaskan, walaupun suatu saat Pandemi Korona berakhir, pemerintah akan mendorong penuh program tersebut agar dapat dilaksanakan secara berkesinambungan. Selain dapat menambah pengetahuan, program tersebut menjadi sarana untuk meningkatkan iman dan taqwa masyarakat di Sumedang.

“Seterusnya kita akan coba. Mudah-mudahan istiqomah dari Maghrib sampai Isya. Masyarakat diharapkan bisa ikutserta, dapat ilmu tentang tajwid dan informasi tentang terjemahan ayat tersebut. Mumpung masih ada kesempatan, saya mengajak kepada seluruh masyarakat Sumedang untuk menjalankan program Maghrib Mengaji,” pungkasnya. (**)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

5 komentar