CCAI Gelar Coke Kick Klinik ke-8

Peliput/Editor: ENGKOS KOSWARA/SUMEKS

CCAI Gelar Coke Kick Klinik ke-8

DIBERI ARAHAN: Sebelum bermain di lapangan para siswa mendapat pengarahan pelatih.

PAMULIHAN – Bertempat di Lapangan Sepak Bola Tunggul Hideung Desa Ciptasari Kecamatan Pamulihan, Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) kembali menggelar Coke Kick. Acara dilakukan atas kerja sama dengan Asian Soccer Academy (ASA) Foudation. Dan program pelatihan sepak bola dasar ini, berlangsung mulai Sabtu (11/11) hingga Minggu (12/11) kemarin.

Kegiatan diikuti ratusan peserta. Para peserta pelatihan dasar sepak bola itu, diperuntukan bagi bakat muda usia 12 hingga 17 tahun yang merupakan tahun ke delapan dalam penyelenggaraanya.

Dalam kesempatanya Kepala Desa Cipatasi Uce yang membuka acara sekaligus tendangan bola pertama tanda dibukanya Coke Kick Klinic, sangat mendukung program yang diselenggarakan perusahaan produk minuman ringan kelas internasional tersebut. Apalagi, dalam menyelenggarakan kegiatan pelatihan bola kepada anak usia dini.

Tentunya, kegiatan itu sangat positif. Terutama bagi anak-anak di wilayah Sumedang yang juga terlibat dalam pelatihan tersebut.

“Puluhan anak masyarakat Sumedang ikut dalam pelatihan itu, dan harapan kami pembinaan tersebut tidak hanya dalam kegiatan Coke Kicks kali ini saja. Tetapi pembinaanya bisa secara berkesinambungan. Bahkan melalui Coke Kicks klinik ini para peserta bisa mengikuti event yang lebih tinggi,” kata Uce di sela kegiatan, kemarin.

Diharapkanya, kegiatan juga bisa berjalan secara berkesinambungan. Sedangkan kegiatan itu menjadi hal positif yang bersinergi antara masyarakat Sumedang dan CCAI itu sendiri.

“Bagi yang memiliki bakat di bidang olahraga sepak bola, tentunya bisa dibina dalam kegiatan Coke Kicks ini,” ucapnya.

Sementara itu Corporate Affair CCAI Djachri Surahman mengatakan, selain mengembangkan kemampuan sepak bola tunas bangsa, Coke Kicks juga memberikan pelatihan bagi para pelatih lokal dalam sesi “Train the Trainer” yang dipandu para pelatih dari ASA. Melalui program yang komperehensif, para pelatih lokal mendapat panduan agar dapat memberikan pelatihan yang lebih memadai lagi kepada para peserta didiknya.

“Pelatihan tapi pasti. Coke Kicks tarus kami kembangkan untuk memperkuat kontribusi kami bagi pembangunan bakat-bakat muda sepak bola Indonesia. Selain pengembangan kemampuan teknik juga bisa mempromosikan pentingnya kekuatan karakter dalam dunia sepak bola,” ujarnya.
Pihaknya, sangat yakin bahwa kekuatan karakter dan kemampuan teknik adalah dua elemen yang paling penting untuk juara.

“Harapan kami adalah agar kedua elemen tersebut tertanam kuat dalam diri para bakat muda sepak bola Indonesia. Salah satunya melalui partisipasi mereka dalam program Coke Kicks,” tuturnya.

Di tempat sama, Head of Corporate Affairs Public Affairs & Communications Coca-Cola Amatil Indonesia Dhani Priatna Wiradinata dan General Manager Sales West Java Coca-Cola Amatil Indonesia Beni Juniarta, menjelaskan setiap acara yang digelar.

Pada 11 November, kegiatan terfokus untuk pelatihan para pelatih dalam meningkatkan kompetensi pelatihan. Seperti teknik komunikasi, motivasi dan penerapan strategi dasar permainan sepak bola. Selama sehari penuh para pelatih muda dari Kabupaten Sumedang mendapatkan pelatihan dari Coach Asian Soccer Academy (ASA) Foundation dan mendapatkan sertifikat pelatihan dari Asian Soccer Academy (ASA) Foundation.

Sementara pada pelaksanaan 12 November, kegiatan terfokus pada pelatihan bakat-bakat muda yang melibatkan 224 anak dengan rentang usia 12-17 tahun yang terbagi dalam 16 tim. Para pelatih yang telah menerima pelatihan di hari pertama, mulai mempraktikkan ilmu pelatihan yang efektif untuk mengantarkan mimpi besar para calon bintang dari Sumedang.

Nurlida Fatmikasari, Corporate Affairs Regional Manager Jakarta & West Java Region CCAI, mengemukakan rasa bangga melihat generasi muda tumbuh dan berkembang dengan potensi dan prestasi gemilang melalui kegiatan yang positif. CCAI berkomitmen untuk terus tumbuh bersama para pemangku kepentingan dalam pengembangan kapabilitas komunitas.

“Melalui program Coke Kicks 2017, CCAI menitikberatkan pada pelatihan bagi para pelatih lokal melalui sesi train the trainers yang dipandu oleh para pelatih sepak bola profesional dari ASA Foundation, yang bertujuan untuk menciptakan komunitas sepak bola yang mandiri dan berkelanjutan. Hingga saat ini, Coke Kicks telah melatih lebih dari 600 pelatih sepak bola lokal, dan di tahun 2017 program ini menargetkan untuk melatih 200 pelatih lokal dan 2.240 pemain muda di 10 kota di Indonesia,” jelasnya. (kos/adv)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.