Senin, 3 Agustus 2020

Sumedang Ekspres

Bacaan Utama Warga Sumedang

Petugas Desa Tarunajaya, Kecamatan Darmaraja usai memantau posko tanggap darurat diwilayahnya. Heri Purnama/sumeks

Cegah Rawan Pangan Akibat Pandemi Covid-19

Pemdes Tarunajaya Buka Dapur Umum GASIBU

SUMEDANGEKSPRES.COM – Pemerintah Desa Tarunajaya Kecamatan Darmaraja, tengah fokus dalam memerangi pandemi wabah Covid 19.

Berbagai upaya telah dilakukan pemdes tersebut untuk menjamin keselamatan warganya. Mulai dari penyemprotan disempektan ke lingkungan, menjaga ketat pintu gerbang masuk desa sampai harus bertindak tegas memutar balik pemancing dari luar daerah yang hendak mancing di areal Waduk Jatigede.

Upaya tersebut, tentu mendapat bantuan dan dukungan dari warga sekitar. Baik tokoh masyarakat, tokoh agama hingga tokoh pemuda. Bahkan, ormas yang ada di desa setempat turut andil dalam melakukan pencegahannya.

Kepala Desa Tarunajaya, Eman Sulaeman menegaskan, desanya merupakan salah satu desa yang menjadi perlintasan orang-orang dari luar daerah yang hendak mancing ke waduk tersebut.

Oleh sebab itu, pihaknya berupaya keras untuk menjaga ketat pintu gerbang masuk ke wilayahnya dan memblokir jalan tikus yang bisa ditembus.

“Kami bertindak tegas dalam hal ini, tidak boleh ada warga luar yang mancing di areal hamparan waduk yang masuk wilayah Desa Tarunajaya,” kata dia.

Ditempat yang sama, Sekretaris Desa Tarunajaya, Endang menyebutkan, selain pencegahan wabah covid 19, pihaknya juga turut membantu warga dengan program dapur umum GASIBU (Gerakan Nasi Bungkus).

Penerima nasi bungkus di Desa Tarunajaya tersebut, sebagian besar merupakan warganya yang telah jompo.

Sedikitnya, ada sekitar 30 bungkus nasi yang disalurkan setiap harinya untuk warga jompo dan anak yatim yang ada di Desa Tarunajaya.

Sistem penyaluran nasi tersebut dilakukan secara bergiliran setiap dusunnya. Akan tetapi, bagi yang kondisinya emergency pihak desa akan membantu secara menetap setiap hari.

“Untuk pencegahan rawan pangannya, kami bantu melalui program GASIBU, yang dicetuskan pemerintah Kabupaten Sumedang kemarin,” tuturnya. (eri)