oleh

Cijambe Aktifkan Lumbung Padi

PASEH – Pemerintah Desa Cijambe, Kecamatan Paseh, memfungsikan kembali Lumbung Padi dan hasil pertanian warga.

Sebelumnya, kegiatan Lumbung Padi itu, sempat mengalami vakum selama beberapa tahun. Kelompok-kelompok tani mulai disarankan kembali memiliki Lumbung Padi di wilayahnya, bahkan pihak desa pun sudah mulai melakukan rapat-rapat untuk memfungsikan Lumbung Padi tersebut.

Kini, di Desa Cijambe ada 10 kelompok tani. Tetapi yang mempunyai Lumbung Padi aktif, hanya sekitar tiga kelompok tani.

“Mungkin hanya sekitar 30 persen kelompok tani yang aktif dari seluruh kelompok tani yang ada di Desa Cijambe,” ujar Kepala Desa Cijambe, Ence Casyadi saat ditemui Sumeks di kantornya, Rabu (9/10).

Ence menambahkan kelompok-kelompok tani tersebut diharapkan akan memfungsikan kembali Lumbung Padinya. “Mereka harus mulai aktif mengelola kegiatan lumbung padi mereka kembali,” tambahnya.

Kegiatan Lumbung Padi, kata dia, pada kelompok tani sudah berjalan sekitar dua hingga lima tahun. Menurutnya, lumbung padi yang telah ada bisa menjadi contoh bagi kelompok tani yang belum memfungsikannya.

Disebutkan, kegiatan Lumbung Padi, bertujuan sebagai simpanan bagi para petani untuk musim-musim tertentu. Terutama pada saat musim paceklik, ataupun mengalami gagal panen.

“Para petani dapat menggunakan Lumbung Padi pada masa-masa sulit. Lumbung Padi akan sangat berguna bagi mereka,” tuturnya.

Ence berharap, dengan difungsikannya kembali Lumbung Padi, warga dapat memanfaatkan Lumbung Padi dengan sebaik-baiknya. Dengan adanya Lumbung Padi, diharapkan warga dapat meningkatkan taraf ekonominya.

“Semoga semuanya dapat berjalan lancar. Dengan adanya Lumbung Padi diharapkan dapat membantu warga disaat-saat panen jelek ataupun musim paceklik,” pungkasnya. (atp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed