Cileuncang Genang Jalan Bandung-Garut

*Sungai Cimande Kembali Meluap

CIMANGGUNG – Banjir rutinan kembali menutup Jalan Raya Bandung-Garut. Hujan yang mengguyur kawasan Cimanggung dan sekitarnya itu membuat ketinggian cileuncang menembus 30 centimeter, Senin (11/3).

Pantauan Sumeks, hal itu diperparah dengan kembali meluapnya sungai Cimande. Air yang meluber ke bahu Jalan Raya Bandung-Garut mengakibatkan, arus lalu lintas di kedua arah tersendat. Banyak kendaraan roda dua terjebak luapan air dan mati mesin. Sehingga mereka harus mendorong kendaraan nya dan macet pun terjadi hingga beberapa kilometer.

”Air meluber ke jalan bahkan setinggi paha orang dewasa. Kendaraan roda dua tak bisa lewat karena mesin mati. Saya terjebak macet dari arah Cileunyi ke Parakanmuncang hingga berjam jam,” kata Eli Ernawati salah seorang pengendara motor pada Sumeks, kemarin (11/3).

Menurut Eli, luapan air cukup besar sehingga kendaraan banyak yang memutar arah ke Cipasir, Desa Cintamulya kemudian keluar Sawahdadap, Kecamatan Cimanggung. Kecuali kendaraan yang sudah terjebak macet terpaksa harus melewati banjir meski harus didorong.

”Kendaraan dari kedua arah tersendat macet karena airnya tinggi. Bahkan di depan PT Vonex sampai paha orang dewasa,” katanya.

Gugus, Kepala Dusun Desa Mangunarga Kecamatan Cimanggung membenarkan kejadian itu. Menurutnya air mulai surut sekitar pukul 17.53 WIB. Meski demikian ketinggian air masih selutut orang dewasa.

”Alhamdulillah kalau rumah tidak ada yang terendam, hanya setinggi 20 centimeter saja. Kalau jalan depan Kahatex memang masih terendam. Diharapkan masyarakat yang akan melintas ke jalur Cipasir saja keluar di Sawahdadap,” katanya. (imn)

0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.