Cipacet Wisata Unggulan Sumedang

Peliput/Editor: IMAN NURMAN

Cipacet Wisata Unggulan Sumedang

MEMPESONA: Wisata Alam Cipacet Desa Genteng Kecamatan Sukasari menjadi tempat wisata alam yang memiliki daya tarik sendiri. (Foto: IST)

SUMEDANG – Wisata Alam Cipacet di Desa Genteng Kecamatan Sukasari, menjadi salah destinasi pariwisata unggulan di Sumedang. Wisata alam yang belum lama ini dioprasikan, terpantau sudah menjadi tujuan wisata idaman para wisatawan lokal di Jawa Barat.

Bagaimana tidak, di sana para pengunjung dimanjakan dengan suguhan keindahan alam yang alami dan tampak membuat yang kesana merasa nyaman. Wisata Alam Cipacet, terdapat beberapa spot seperti objek selfie, rumah hobit, rumah pohon, permadani, plyng fox, kolam renang dengan tiket terusan.

“Harga tiket masuk dengan sistem terusan, kami anggap cukup terjangkau yakni hanya Rp 10 ribu. Alhamdulillah, pengunjung pun mulai ramai berdatangan. Di sana, mereka bisa menggelar acara makan-makan atau menikmati keindahan alam,” kata pengelola Wisata Alam Cipacet Syahid Nur Ali, kemarin (4/11).

Menurutnya, Wisata Alam Cipacet sudah lama dikenal dan kini mulai dikembangkan atas kerja sama warga sekitar hutan dengan Perhutani.

“Wisata alam Cipacet memakan lahan seluas enam hektare dan luasan itu sesuai dengan perjanjian kerjasama dengan Perhutani,” ucapnya.

Yang jelas, kata dia, kini masih dalam penataan dan sedang membangun beberapa titik spot atau wahana. “Menuju wisata alam Cipacet, bisa menggunakan angkutan pedesaan jurusan Genteng-Tanjungsari dengan jarak tempuh sekira belasan menit dari alun-alun Tanjungsari,” tuturnya.

Namun, biasanya pengunjung pada hari libur, sebelumnya berjalan kaki atau jalan sehat sembari menikmati keasrian alam wilayah Sukasari. “Cukup berkesan, setelah kita mintai pendapat para pengunjung. Hanya saja, akses jalan ke wilayah Desa Genteng yang memang perlu ada perbaikan, tampaknya itu yang dikeluhkan pendatang,” ujarnya.

Camat Sukasari Dase Suheryana mengatakan, Wisata Alam Cipacet kini mulai ramai dikunjungi. Beralasan, kata dia, di sana tampak sejuk, alami, segar dan dipercantik beberapa wahana atau spot wisata.

Tentu saja, kata dia, pemda sangat mendorong keberadaan objek wisata alam tersebut. “Pemberdayaannya sudah mulai terlihat dan warga pun sudah memahami terkait bagaimana caranya agar pengunjung akan nyaman. Hal itu selalu saya sosialisasikan, warga di sekitar objek wisata harus bisa menjadikan pengunjung merasa nyaman,” tuturnya.

Seiring wacana pembangunan Jalan Sukasari tembus Lembang, maka keberadaan wisata alam Cipacet pun bisa menjadi potensi pariwisata menjanjikan.

“Jika jalan itu rampung dibangun, saya yakin jumlah pengunjung akan terus meningkat,” ujar Dase.

Semoga, kata dia, akses jalan menuju lokasi wisata pun Segera diperbaiki, agar pengunjung merasa nyaman. Jujur saja, kata Dase, salah satu hambatan dalam mengembangkan potensi wilayah diantaranya tak optimalnya kondisi jalan.

Jika jalan diperbaiki, dia meyakinkan bahwa wisata alam Cipacet akan lebih terkenal dan perekonomian warga pun terdorong. Nanti, akan ada spot kuliner di sepanjang Jalan Genteng-Tanjungsari dan itu bisa menggeliatkan perekonomian Warga yang tak hanya bagi penduduk Desa Genteng saja.

“Warga yang dilintasi pun akan nyaman, bisa menjajakan aneka oleh oleh khas Sumedang,” ucapnya.

Salah seorang pengunjung warga Ketib Kota Sumedang, Mamah Ufi, 40, mengaku nyaman ada di Wisata Alam Cipacet. “Banyak batu dalam ukuran jumbo dan itu bagus buat objek selfie.  Bahkan, spot yang ada pun cukup menyenangkan. Diharaokan ada perbaikan jalan menuju lokasi wisata alam Cipacet,” ujarnya. (imn)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.