Cipeles Gelar Pelatihan Penanganan Banjir

Cipeles Gelar Pelatihan Penanganan Banjir

FOTO BERSAMA: Para peserta pemberdayaan kader Desa Cipeles Kecamatan Tomo sebagai Desa Siaga melakukan foto bersama, belum lama ini.

PEWARTA: IST

SUMEDANG – Pemerintah Desa Cipeles Kecamatan Tomo, mengadakan pelatihan kepada sejumlah kader yang terdapat di desanya. Terutama, untuk penanganan bencana banjir. Dan dalam pelatihan, Pemerintah Desa Cipeles mendatangkan tim komunitas arung jeram dari Kota Bandung.

Sekretaris Desa Cipeles Nono Amata mengatakan, kegiatan perberdayaan dan pelatihan berbagai kader dilakukan untuk menjadikan Desa Cipeles sebagai Desa Siaga. Dengan adanya pelatihan ini, pihaknya akan mengedepankan pertolongan pertama pada korban bencana banjir.

“Desa kami berada di aliran dua sungai. Kami menilai perlu penangan bencana banjir untuk masa masa yang akan datang,” ujar Nono saat memgawali obrolannya, belum lama ini.

Menurut Nono, untuk saat ini yang paling diprioritaskan yaitu para kader posyandu. Sebab, mereka mempunyai tugas paling pokok. Yaitu, memberikan pertolongan kesehatan terhadap masyarakat, khususnya para ibu hamil dan balita.

“Insya Allah untuk kedepannya semua linmas yang ada di Desa Cipeles juga akan diberikan pelatihan juga,” paparnya.

Sebagai masyarakat yang baik, kata dia, selain melakukan pelatihan penanganan bencana, warga juga diimbau bisa menjaga dan memelihara sungai supaya tetap bersih dari sampah.

“Itu dilakukan agar kedepannya aliran Sungai Cipeles dan Cimanuk bisa menjadi tempat wisata yang menarik minat para pengunjung. Baik pengunjung lokal mau pun nasional,” tegasnya.

Di samping memiliki dua aliran sungai yang cukup besar, Sungai Cimanuk dan Cipeles yang bisa dijadikan wisata, Desa Cipeles juga mempunyai satu situs. Yakni makam Embah Argawati yang berada di areal seluas tiga hektar dengan dikelilingi hutan jati.

Nono berharap, kedepannya kegiatan pelatihan dapat terus dilakukan secara rutin. Dengan berbagai even yang rutin, lokasi aliran sungai dan wilayah lainnya yang ada di Desa Cipeles secara perlahan akan menjadi tempat wisata.

“Tentunya, pada akhirnya diharapkan bisa mendongkrak perekonomian warga sekitarnya,” tutupnya. (atp)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.