Danau Sunyaruri Mulai Dilirik Wisatawan

Danau Sunyaruri Mulai Dilirik Wisatawan

NIKMATI SUASANA: Seorang pengunjung tengah menikmati keasrian alam dari Danau Sunyaruri di Kecamatan Pamulihan, kemarin (4/10). (ERWIN MINTARA D. YASA/SUMEKS)

PEWARTA: erwin-job

SUMEDANG – Danau Sunyaruri ini, memiliki luas sebesar lapangan bola dan memiliki keunikan. Yaitu, pemandangannya yang indah karena berada di tengah sebuah bukit.

Karena keunikan dan letaknya tersebutlah, banyak yang menyandingkan pesona dari Danau Sunyaruri/Cekdam di Kecamatan Pamulihan ini dengan Ranukombolo yang ada di Gunung Semeru. Dan tak sedikit pula, yang menyebut tempat ini sebagai miniatur Ranukombolo di tanah Sumedang.

Selain tempatnya yang masih asri, hawa dan udara ditempat ini juga sangat sejuk. Jadi sangat cocok buat kamu yang ingin menyendiri dan mencari inspirasi, apalagi buat kamu yang ingin merasakan keheningan dan jauh dari hingar bingar perkotaan.

Untuk bisa sampai ke Danau Sunyaruri/Cekdam Pamulihan ini bisa diakses dengan menggunakan kendaraan roda dua atau pun roda empat. Namun saat hampir tiba dan menuju pertigaan jalan menuju Danau Sunyaruri/Cekdam Pamulihan, jalanan akan semakin sempit dan hanya cukup untuk satu mobil. Jadi disarankan agar menggunakan kendaraan roda dua untuk bisa mengunjungi Danau Sunyaruri/Cekdam Pamulihan ini.

Secara administratif, Danau Sunyaruri/Cekdam Pamulihan ini berlokasi di Desa Cimarias, Kecamatan Pamulihan. Danau unik ini kini memiliki nama baru yaitu Danau Sunyaruri. Sunyaruri dalam bahasa Indonesia berarti keheningan. “Dinamakan Danau Sunyaruri karena di tempat ini betul-betul hening dan sangat jauh dari kebisingan dan aktifitas manusia,” ujar Penggiat Wisata, Ridwan M, 23, kemarin (4/10).

Dijelaskannya, Danau Sunyaruri ini berada ditengah-tengah perbukitan yang ditumbuhi oleh rerumputan yang tinggi, karena hal itu pula banyak yang tak mengira bahwa dibalik sebuah bukit terdapat sebuah danau yang unik ini. “Sesuai dengan namanya, danau ini seringkali didatangi oleh warga sekitar yang ingin “ngadem” sambil mancing di danau ini untuk menikmati keheningan dari tempat ini,” jelasnya.

Selain banyaknya Wisatawan yang datang dan menyebut danau ini sebagai sebutan Danau Sunyaruri, tapi warga sekitar lebih akrab menyebut danau ini sebagai Cekdam. “Dam memiliki arti sebuah danau. Dan danau inilah yang menjadi sumber air untuk mengairi perkebunan dan persawahan milik warga. Karena danau ini berada di daerah Pamulihan, maka warga menyebut tempat ini sebagai Cekdam Pamulihan,” bebernya.

Danau ini bukanlah sebuah tempat wisata alam seperti yang ada di kawasan Sumedang, maka fasilitas umum belum terdapat ditempat ini. Bahkan untuk parkir kendaraan saja belum tersedia ditempat ini. “Jika kamu membawa kendaraan maka kamu bisa memarkirkan kendaraan di depan rumah warga atau di pinggir jalan, karena selanjutnya perjalanan diteruskan dengan berjalan kaki,” pungkasnya. (erwin-job)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.