Dandim Pantau Banjir Cibawang

Dandim Pantau Banjir Cibawang

PANTAU BANJIR: Dandim Sumedang Letkol Arm Made Mertha Yasa SSos bersama jajaran Polsek Rancakalong dan unsur lainya memantau perkembangan banjir dan longsor di Dusun Cibawang Desa Sukasirnarasa Kecamatan Rancakalong, kemarin.

PEWARTA: IST

SUMEDANG – Dandim 0610/Sumedang Letkol Arm Made Mertha Yasa SSos, melakukan pemantauan lokasi banjir dan longsor di Dusun Cibawang RT 1 RW 09 Desa Sukasirnarasa Kecamatan Rancakalong, kemarin (12/11).

Letkol Arm Made Mertha Yasa mengatakan, pemantauan area banjir dilakukan untuk mengetahui perkembangan banjir yang disebabkan gorong-gorong yang tersumbat urugan (disposal) Tol Cisumdawu. Sebab dalam beberapa hari ini, curah hujan cukup tinggi mengguyur Kecamatan Rancakalong khususnya, dan Kabupaten Sumedang umumnya.

“Selain itu, pemantauan juga dilakukan untuk bisa mengambil langkah supaya banjir yang terjadi segera dapat ditangani bersama. Sehingga, warga yang terkena dampak dan pengguna akses jalan merasa nyaman,” ujar Made kepada awak media.

Dia menyebutkan, hasil pemantauan di lokasi banjir, akibat curah hujan yang tinggi kondisi air bertambah naik kurang lebih 2,5 meter dari permukaan jalan raya Tanjungsari-Rancakalong. Jalan raya yang tergenang, panjangnya sekitar 200 meter.

“Banjir juga merendam sawah seluas 1,5 hektar, rumah satu unit, penggilingan padi dan kolam ikan,” jelasnya.

Dikatakan Made, luas genangan mencapai kurang lebih dua hektar. “Untuk transportasi, aktivitas anak sekolah dan warga, tagana menyiapkan tiga unit perahu karet untuk menyebrang. Mereka dibantu Koramil 06/Rancakalong, Polsek Rancakalong dan Pol PP,” terangnya.

Made menjelaskan, pihak Satker, PU dan Bina Marga berusaha mengurangi genangan air dengan cara membuangnya menggunakan satu unit pompa air berkapasitas pipa delapan Inchi. Kemudian untuk membongkar gorong-gorong yang tersumbat sepanjang kurang lebih 300 meter di bawah tanah disposal, Satker Tol Cisumdawu menggunakan lima unit alat berat.

“Pihak Satker Tol Cisumdawu juga mengevakuasi keluarga Asep, termasuk barang-barang yang rumahnya terendam banjir ke rumah mertuanya di Dusun Cilengsar Desa Cigendel Kecamatan Pamulihan. Serta, mengalihkan jalur lalu lintas menggunakan jalur alternatif lewar Sumurugul-Cikubang dan untuk kendaraan umum bisa menggunakan jalur tol masuk dari Cimangglid-Toga (Cilengsar),” jelasnya.

Dirinya mengimbau kepada masyarakat, untuk selalu waspada dan peka terhadap kemungkinan kemungkinan yang akan terjadi. Mengingat, cuaca dan curah hujan yang masih tinggi.

“Kami dari Kodim 0610/Sumedang bersama unsur pemerintahan terkait akan terus berupaya dan mengerahkan segenap kemampuan untuk menanggulangi bencana banjir supaya bisa cepat teratasi. Dan, dampaknya tidak berkepnjangan bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan pemantauan ini, dandim disertai berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat. Diantaranya, Polsek Rancakalong, Tagana Sumedang, BPBD dan pihak Satker Tol Cisumdawu serta sejumlah relawan. (rls/atp)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.