DD Dilarang Untuk Study Banding

Peliput/Editor: HERI PURNAMA/SUMEKS

DD Dilarang Untuk Study Banding

RABAT BETON: Sejumlah warga bergotong royong dalam pembuatan rabat beton yang anggarannya berasal dari Dana Desa (DD). (DOK/SUMEKS)

**Tahun 2019 Diprediksi Naik

KOTA – Dana Desa (DD) di tahun depan, diperkirakan bakal naik sekitar 20 sampai 25 persen. Pasalnya, pada Tahun 2019, pemerintah pusat berencana menaikan anggaran dana desa dari tahun sebelumnya, sehingga pembangunan yang dilaksanakan desa akan lebih meningkat lagi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) H Teddy Mulyono, membenarkan tentang rencana kenaikan DD di Tahun 2019 nanti tersebut.

“Untuk kenaikannya sekitar 20 persen sampai 25 persen dari Tahun 2018 sekarang,” kata H Teddy Mulyono seusai mengikuti rapat terkait DD, beberapa hari yang lalu.

Menurut Teddy, besarnya DD untuk Tahun 2018 adalah Rp 192.462.000.000. Naiknya anggaran DD ini, kata Teddy, tentu akan berpengaruh juga terhadap kenaikan Alokasi Dana Desa (ADD). ADD untuk Tahun 2018 ini, sebesar Rp 122.195.208.000.

“Dengan adanya kenaikan ADD ini, maka ada peluang juga untuk peningkatan kesejahteraan aparat di desa,” kata Teddy.

Dia mengatakan, adanya kenaikan DD yang akan diterima desa, diharapkan juga dapat meningkatkan pembangunan desa. Untuk program prioritas, katanya, Kementerian Desa dan PDTT yang didanai DD, selain yang empat yaitu badan usaha milik desa (bumdes), pembangunan embung, satu desa satu prodak dan sarana olahraga desa, ada tambahan lagi yaitu padat karya tunai dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Hanya saja untuk Tahun 2019 nanti DD tidak boleh digunakan untuk study banding ke luar daerah, tetapi kalau masih di dalam wilayah kabupaten diperbolehkan,” tukasnya. (her)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.