DED Pasar Parakanmuncang Dibahas

Peliput/Editor: ENGKOS KOSWARA/SUMEKS

DED Pasar Parakanmuncang Dibahas

KUNJUNGI: Sebelum melakukan pembahasan DED rencana pembangunan pasar Parakanmuncang rombongan terlebih dahulu melihat secara langsung kondisi pasar.

CIMANGGUNG – Konsultan pembangunan pasar tradisional Parakanmuncang PT Andra Cipta Consult (ACC) mengadakan pertemuan dengan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perdagangan dan Perindustrian Sumedang, pemerintah Kecamatan Cimanggung, pemerintah desa Sindangpakuon, Ikatan Warga Pasar Parakanmuncang (Iwapa) serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD Sindangpakuon, Kamis (2/11)

Pertemuan di aula desa Sindangpakuon itu membahas Detail Engineering Design (DED) konsep rancangan rencana pembangunan pasar tradisional Parakanmuncang.

Bangunan pasar dengan konsep rancangan konsultan berorientasi pasar rakyat dengan unggulan layanan kebutuhan komoditi perdagangan masyarakat. Pasar tradisional Parakanmuncang akan berkapasitas 247 unit kios dan los dengan dua lantai bangunan.

Seperti disampaikan Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sumedang, Dadang Sukma. Menurutnya, konsep rencana pembangunan pasar tradisional Parakanmuncang itu merupakan bangunan utama yang terdiri dari kios dan los pada lantai dasar.

Sedangkan, area parkir dan lahan PKL terletak pada lantai semi basement. Untuk pelayanan service akan di bangun toilet umum, sarana air bersih, bangunan genset dan Ipal.

Kata Dadang, bangunan itu akan di bagi menjadi delapan zonasi. Mulai dari zonasi khusus untuk para pedagang bahan bangunan, pangan olahan, kelontongan, perhiasan dan asesoris, komoditi busana, area jajan (food court) serta zona sayur dan buah-buahan.

“Sebelum mengadakan pertemuan rombongan melihat secara langsung fisik bangunan pasar tradisional Parakanmuncang. Setelah itu, baru pembahasan rencana pembuatan DED,” terang Dadang saat mengadakan pertemuan dengan warga pasar, kemarin.

Pihaknya berharap pembuatan DED harus sesuai dengan harapan para pedagang pasar tradisional Parakanmuncang. “Jangan sampai pasar sudah dibangun dengan menggunakan dana APBN itu tidak sesuai dengan harapan para pedagang itu sendiri,”ucapnya.

Sementara itu, dari data yang ada jumlah para pedagang dengan total 234 yang selama ini terdata di UPTD Pasar Tradisional Parakanmuncang. “Salah satu persyaratan pembangunan pasar dengan anggaran pemerintah itu status tanahnya harus milik pemerintah,” jelasnya.

Diharapkan, jika pasar itu bisa dibangun tentunya para pedagang dan pengunjung pasar yang akan belanja bisa lebih nyaman lagi sehingga transaksi jual beli itu bisa berjalan lancar. (kos)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.