oleh

Dekat Proyek Tol, 24 Rumah Retak-retak

SUMEDANGEKSPRES.COM – Sejumlah warga di Dusun Pabuaran Desa Jatihurip Kecamatan Sumedang Utara, menggeluh akibat dinding rumahnya retak – retak. Mereka menduka, kerusakan rumahnya itu, imbas dari pekerjaan proyek Jalan Tol Cisumdawu.

“Sebelumnya, di sini tak ada rumah warga yang dindingnya retak. Ya, sejak ada aktivitas tol saja, bisa terjadi seperti ini,” ujar Nana, warga setempat kepada wartawan yang juga bangunan warungnya retak, Senin (27/7).

Selain rumahnya, 24 rumah milik tetangganya, pun mengalami hal serupa. “Ini terjadi diduga dari aktivitas alat berat,” sebutnya.

Akibat kejadian itu, Kepala Desa Jatihurip, Deden Wahidin mengaku telah menyampaikan keluhan warganya itu ke pemangku proyek, yakni PT. GI dan CKJT. Bukan hanya itu, pihak desa pun telah mengajukan permohonan agar ada solusi. “Namun sampai sekarang belum ada tiitk temu,” katanya.

Sementara, Direktur Teknik PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT) Bagus Medi saat ditemui wartawan belum lama ini, mengaku siap membayar lahan milik warga terdampak tol, jika ada data lengkap sesuai pengajuan. “Silahkan warga bertanya ke pemdes setempat soal itu, dan apa saja kendalanya?,” ujarnya. (nur)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed