oleh

Dikabarkan Jadi Penampungan Sanak Saudara Pejabat

SUMEDANG – Anggota Komisi ll DPRD Sumedang Deden Yayan menyebutkan, permasalahan PDAM sudah krodit sehingga harus diamputasi yang artinya, harus dipailitkan.

Namun dibalik itu, pemerintah juga harus mencarikan solusi, untuk ratusan karyawan, yang selama ini menggantungkan hidupnya di perusahaan plat merah tersebut.

“PDAM tak lepas dari politis. Kalau pengaturannya tidak profesional, ya saya rasa jarang – jarang ada perusahaan daerah yang berkembang, karena banyak keterlibatan – keterlibatan orang yang tidak profesional,” ujarnya kepada Sumeks belum lama ini.

Dikatakan, managemen sebagus apapun, kalau tidak dibarengi dengan keinginan yang baik, maka akan berbuah hasil yang tidak baik.

“Managemen kan hanya tulisan, bisa direka – reka. Ketika diperiksa BPK, dia akan membuat konsultan baru yang berasal dari orang BPK, sehingga pas diperiksa BPK, tak ada masalah,” katanya.

Hal senada dikatakan ketua Pusat Pengkajian dan Pengembangan Masyarakat Lokal (P3 ML) Kabupaten Sumedang, Nandang Suherman. Menurutnya, management di PDAM sudah terlihat sangat buruk.

“Misalnya penggunaan keuangan (perusahaan) seperti uang sendiri. Dampaknya, SDM yang ada menjadi beban. sehingga berapa pun dana disuntik oleh APBD setiap tahun, akan selalu tekor,” katanya.

Selain masalah pengelolaan keuangan, lanjut Nandang, penyakit yang menggerogoti PDAM antara lain rekuitmen pegawai yang syarat dengan KKN.

“Bahkan menjadi penampungan tenaga kerja para sanak saudara pejabat,” paparnya.

Oleh sebab itu, pelayanan yang semakin buruk dari tahun ke tahun juga kini menjadi masalah besar, karena menyangkut kepuasan pelanggan.

“Intinya ada mekanisme menegemen buruk dan sudah berlangsung lama, karena dewan pengawas tidak berfungsi dengan semestinya. Jika PDAM perusahaan swasta, mestinya sudah bangkrut,” tuturnya. (nur)

Baca Juga  Polemik Dua Raja Jalanan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed