Dinas Percepat Pembanguan Sekolah

Dinas Percepat Pembanguan Sekolah

UPACARA BENDERA: Salah satu sekolah di wilayah genangan Waduk Jatigede, melakukan upacara bendera terakhir sebelum sekolahnya ikut terendam bendungan, beberapa waktu lalu. (ASEP HERDIANA/SUMEKS)

Peliput/Editor: asep herdiana/iman nurman

KOTA- Guna mewadahi para pelajar di wilayah genangan, Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, mempercepat pembangunan unit sekolah baru yang diperuntukan bagi siswa pindahan dari wilayah genangan Waduk Jatigede.

Sedikitnya, dinas akan membangun 6 unit sekolah baru yang tersebar di beberapa tempat diantaranya yang menjadi arah minta perpindahan warga. Antara lain 4 lokasi di wilayah Kecamatan Wado, yakni di Blok Pengantingan dan Blok Pangangonan Desa Wado, Blok Pamondokan Desa Padajaya dan Blok Pasir Sireum Desa Cisurat.

Sementara dua lokasi lagi di wilayah Kecamatan Darmaraja, yakni di Blok Hakulah, Dusun Baros Desa Pakualam dan Dusun Cisoka Desa Jatibungur.

“Kami sudah meminta kepada pemborong, utnuk secepatnya karena ini didesak kebutuhan dan sifatnya darurat, “ kata Kepala Bidang pendidikanm Dasar, Unep Hidayat saat dikonfirmasi, Minggu (25/10).

Namun, untuk sementara waktu pembangunan sekolahnya masing-masing akan dibangun 2 lokal RKB (ruang kelas baru) terlebih dahulu. Sementara pembangunan 6 lokal sisanya akan dituntaskan tahun depan.

“Karena waktu hingga akhir tahun hanya tinggal dua bulan lagi, jadi dibuatkan 2 lokal (kelas, red) terlebih dahulu, karena waktunya mepet,“ lanjutnya.

Unep menjelaskan, dikarenakan pembangunan sekolah baru itu bersifat darurat, sehingga bangunan sekolahnya tidak akan sempurna. Misalnya, sebatas memakai atap dan genting, tembok dua lokal RKB disekat tripleks dan lantainya sementara floor semen. Namun, setiap sekolah akan bangun WC bantuan dari BAZ (Badan Amil Zakat) Kab. Sumedang.

Hal ini, lanjut Unep, sehubungan anggarannya diambil dari perubahan anggaran Pemprov Jabar senilai Rp1,2 miliar. Anggaran sebesar itu, untuk membiayai pembangunan 6 sekolah baru masing-masing Rp200 juta untuk 2 RKB. Terlebih karena tidak mungkin pengerjaannya melalui prosedur pelelangan projek karena waktunya terbatas, sehingga pengerjaannya melalui juksung (penunjukan langsung).

“Yang penting, bisa dipakai proses kegiatan belajar mengajar (KBM). Untuk bangku, papan tulis dan lemari buku untuk sementara memakai yang lama,” ucapnya.

Ia juga mengatakan, untuk tahun depan, pembangunan 6 sekolah baru akan dituntaskan masing-masing sampai 8 lokal dengan bentuk bangunan permanen. Pasalnya, pembiayaannya langsung dianggarkan pada APBD murni Pemprov Jabar tahun 2016. Untuk total anggaran relokasi sekolah SD dan SMP di daerah genangan Waduk Jatigede sebesar Rp18 miliar.

“Jumlah sekolah yang direlokasi sebanyak 21 SD dan 2 SMP. Untuk relokasi sekolah SMP, sudah selesai dengan membangun sekolah di Kec. Situraja. Begitu pula relokasi siswa SD, umumnya sudah disebar di sekolah lainnya di luar genangan, “ katanya. (her)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.