Dinas-Sekolah Tak Harmonis

KETUA Ormas Barisan Rakyat Anti Korupsi Sumedang (Barak’s) Abah Jip menilai, kasus penipuan yang menimpa tujuh kepala sekolah di Kecamatan Sumedang Selatan imbas dari buruknya hubungan komunikasi antara Dinas Pendidikan dengan sekolah.

Menurut dia, betapa tidak dengan letak lokasi sekolah di Pusat Kota yang juga jarak dari Kantor Dinas Pendidikan yang relatif dekat, namun pihak dinas masih tetap kecolongan.

”Kejadian ini merupakan kelalaian dari pihak dinas terkait. Mustahil dinas tidak mengetahuinya. Sedangkan pembongkaran pun tidak serentak dalam satu hari yang sama,” tuturnya.

Bahkan kata dia, kecerobohan pihak sekolah pun sangat nampak jelas.  ”Kenapa mereka mesti tergesa-gesa menerima kegiatan pembongkaran? Sebenarnya ada apa dibalik itu? Jangan-jangan ada beban biaya yang sudah dikeluarkan oleh para kepala sekolah?” Katanya.

Namun semua itu, lanjut Abah, akan terkuak setelah penegak hukum melakukan penyelidikan. ”Itupun jika mereka (kepala sekolah, red), melaporkan kasus tersebut ke pihak berwajib,” ujarnya.

Akan tetapi jika terbukti para kepala sekolah sudah mengeluarkan dana untuk mendapatkan kegiatan rehab, lanjut Abah Jip, maka akan menjadi bumerang. ”Kalau sudah terjadi begini, siapa yang harus betanggung jawab?  Sementara anak didik harus belajar!” tegasnya.

Menanggapi banyak sekolah yang dibongkar oleh kontraktor ‘siluman’ di Sumedang, Ketua PCNU Sumedang KH Sa’dulloh mengatakan karakter bangsa Indonesia suka gampang percaya tanpa melakukan cek dan ricek. ”Seharusnya, kalau ada yang datang mau ngasih bantuan harusnya dicek terlebih dulu,” ujar Sadulloh.

Menurutnya, kejadian tersebut sepertinya sudah. direncanakan untuk menipu para kepala sekolah. Sadulloh meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang untuk lebih sering memberikan pengarahan pada para kepala sekolah. Terutama, tentang prosedur untuk mendapatkan bantuan pemerintah dari berbgai tingkatan. (nur/ign)

0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.