Dinding SDN Parakankondang Retak

Dinding SDN Parakankondang Retak

TUNJUKAN RETAKAN: Pihak sekolah saat menunjukan salahsatu dinding yang mengalami retak diduga akibat getaran proyek Jatigede.(HERI PURNAMA/SUMEKS)

PEWARTA: HERI PURNAMA/SUMEKS

** Diduga Imbas Proyek Pembangunan PLTA

 

JATIGEDE – Sejumlah dindin SD Negeri Parakankondang di Desa Kadujaya, Kecamatan Jatigede mengalami retakan pada bagian dindingnya.

Kuat dugaan menurut Kepala SD Negeri Parakondang, Kosi, Edi Setiana, hal itu lantaran terkena imbas getaran alat berat dan ledakan dinamit dari proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jatigede. Hal itu karena letak bangunan sekolah tak jauh dari lokasi proyek.

Bahkan dikatakan Kosim retakan terus bertambah, seiring dengan intensitas pengerjaan proyek tersebut. ”Retak di dinding tembok sekolah terus bertambah. Kami yakin, ini dari getaran pengerjaan proyek PLTA Jatigede,” ungkap Kepala SD Negeri Parakankondang, Kosim Edi Setiana pada Sumeks, Selasa (12/3).

Akibat kejadian itu pihaknya mengaku sangat cemas. Karena, jika retakan makin bertambah, dia khawatir akan berdampak ke terganggunya kenyamanan proses belajar mengajar.

”Bukan tidak mungkin, retakan-retakan di tembok dinding tersebut memicu robohnya bangunan sekolah. Kita mesti mencegah hal-hal yang tak diinginkan. Untuk proses KBM (Kegiatan Belajar Mengajar, Red.) itu kan butuh kenyamanan,” ungkapnya,

Lebih lanjut dia menyebutkan, secara geografis letak bangunan SD Negeri Parakankondang ke PLTA Jatigede berjarak sekira 300 meter. Semuanya terdapat enam ruang dan satu ruangan digunakan untuk kantor SD.

Kondisi bangunan sekolah yang hanya memiliki 40 orang siswa secara keseluruhan itu kini sangat mengkhawatirkan. Lantaran dinding tembok semua kelas di SDN Parakankondang dalam kondisi retak-retak.

Menurutnya, pihak sekolah telah menangguhkan permintaan tanggungjawab ke pihak proyek PLTA. Namun sejauh ini belum mendapat tanggapan yang serius dari pihak PLTA. Padahal mereka mengharapkan, pihak PLTA dapat menanggapi keluhan yang selama ini disampaikan pihak sekolah. Soalnya berkaitan dengan kenyamanan pendidikan.

”Kita sangat berharap dinding sekolah yang retak retak dapat di renovasi kembali oleh pihak terkait terutama dari PLTA. Agar kita dan semua pihak di sekolah tak dihantui rasa was-was,” katanya.

Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Jatigede,Wawan mengaku, sampai saat ini pihaknya masih belum menerima laporan terkait adanya retakan di SDN Parakankondang, baik itu dari pihak sekolah maupun pihak desa.

“Kami belum menerima laporan terkait hal itu,baik dari pihak sekolah maupun desa,” kata dia saat di konfirmasi melalui ponselnya. (eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.