Dipolisikan, Otong Bungkam

Peliput/Editor: SOBAR BAHTIAR/SUMEKS

Dipolisikan, Otong Bungkam

LAPORAN: Bakal calon wakil bupati Sumedang jalur perseorangan Sonia Sugian didampingi sejumlah PAC dan simpatisan melakukan laporan kepada Sentra Gakkumdu, kemarin (28/12). (ISTIMEWA)

Terkait Dukungan 17 DPAC ke Sonia

KOTA – Bakal calon wakil bupati perseorangan Sonia Sugian, melaporkan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Sumedang Otong Dartum, ke polisi. Pelaporan dipicu, setelah sebelumnya Otong sempat menyatakan adanya pemaksaan terhadap sejumlah DPAC Demokrat dalam memberi dukungan terhadap Sonia Sugian.

“Saya bersama rekan PAC sekarang ke polres mau melaporkan PLt DPC Demokrat Sumedang saudara Otong Dartum yang mengatakan bahwa saya melakukan pemaksaan DPAC untuk dukung saya,” kata Sonia kepada sejumlah media, kemarin (28/12).

Selain itu, pihaknya telah memberi kesempatan kepada Otong, untuk meminta maaf secara terbuka. Namun karena tidak menunjukan adanya itikad baik, Sonia akhirnya mengambil jalur hukum untuk melaporkan pencemaran nama baik yang ditujukan kepada dirinya.

“Saya sudah sebutkan ke beliau, untuk menyatakan permohonan maaf. Tapi sampai saat ini ternyata belum ada. Maka langkah hukum yang saya tempuh, untuk melaporkan beliau ke Polres Sumedang,” ujarnya.

Sonia menjelaskan, perselisihan tersebut berawal dari masalah dukungan sekitar 17 DPAC terhadap dirinya. Namun keesokan harinya, Otong membantah ada dukungan dari 17 DPAC Demokrat terhadap Sonia. Bahkan Otong menyampaikan, jika dari 17 tersebut hanya beberapa yang masih masuk ke dalam anggota partai. Sementara sisanya, merupakan mantan DPAC Demokrat.

“Beliau menyatakan sudah mengklarifikasi dan ada unsur paksaan. Kalau memang itu mantan DPAC, tapi pada faktanya mereka masih memegang SK,” sebutnya.

Akan tetapi, sesampainya di Polres Sumedang, pihak kepolisian justru mengarahkan Sonia untuk berkoordinasi dengan Penegakan Hukum Terpadu Pemilihan Umum (Gakkumdu). Sebab, permasalahan yang dirundungnya dihawatirkan berkaitan dengan Pilkada Sumedang 2018.

“Dari pihak kepolisian, kami disarankan juga untuk berkoordinasi dengan Gakkumdu. Karena hawatir ini ada kaitannya dengan pilkada juga,” sebutnya.

Jika ternyata terbukti ada kaitannya dengan pilkada, Otong juga akan terancam terkena undang-undang pilkada. “Nanti dilihat, apa ada kaitannya dengan pilkada atau tidak. Saat ini masih di proses di Gakkumdu,” tutur Sonia.

Terpisah, Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran Pemilu Ade Sunarya yang tergabung dalam Sentra Gakkumdu mengatakan, pihaknya mengakui telah menerima laporan atas nama Sonia Sugian yang berstatus sebagai bakal calon wakil bupati Sumedang.

“Kami akan mengkaji terlebih dahulu selama 1×24 jam. Setelah itu, saudara pelapor akan diundang kembali untuk membubuhkan tanda tangan dalam form A1 penerimaan laporan,” jelasnya.

Menurut Ade, dari tim Gakkumdu yang terdiri dari unsur panwas, kejari dan Polres Sumedang, akan mengkaji lebih lanjut. Sehingga kedepannya dapat ditentukan apakah laporan tersebut masuk dalam ranah pidana murni atau pidana pemilu.
Sementara itu, ketika sejumlah media mencoba menkomfirmasi terhadap Otong Dartum, pihaknya enggan untuk memberikan komentar. (bay)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.