Disayangkan Cek Kesehatan di Bandung

Disayangkan Cek Kesehatan di Bandung

SANTAI: Bakal Calon Bupati jalur perseorangan Setya Widodo tampak berbincang hangat dengan tim bapaslon IP-Jafar di halaman RSHS Bandung, kemarin. (SOBAR/SUMEKS)

Peliput/Editor: SOBAR BAHTIAR/SUMEKS

KOTA – Sejumlah bakal calon kepala daerah Kabupaten Sumedang terlihat santai menjalani pemeriksaan kesehatan di RSHS Bandung. Keenam bapaslon justru tampak akrab melakukan komunikasi dengan kandidat lainnya. Seperti yang dilakukan bakal calon bupati jalur perseorangan Kompol (purn) Setya Widodo.

“Tidak ada yang harus dikhawatirkan, karena memang ini prosedur yang harus ditempuh. Disini kami justru bisa sekalian silaturahmi dengan kandidat lainnya,” katanya kepada Sumedang Ekapres, di halaman RSHS Bandung, Kamis (11/1).

Ditempat sama, petahana bupati Eka Setiawan mengaku tidak nervous saat menjalani pemeriksaan test kesehatan tersebut. Tapi Eka cukup menyayangkan, jika pelaksanaan test kesehatan harus dilakukan di Bandung.

“Ya kalau nervous biasa saja, ini prosedur biasa. Cuma, kenapa harus dipusatkan di RSHS Bandung, sehingga banyak yang harus saling menunggu,” ujar Eka yang tampak menunggu pasangannya Moh Agung Anugrah.

Sementara itu, pandangan berbeda disampaikan kandidat lainnya Irwansyah Putra. Yang menyebutkan untuk test kesehatan kepala daerah memang layak menggunakan fasilitas medis yang bagus.

“Disini peralatannya mungkin lebih canggih dan dokternya lebih baik sehingga tidak dilakuan di Sumedang.
Irwansyah sendiri mengaku tidak melakukan persiapan apa-apa dalam menjalani pemeriksaan kesehatan.

“Tidak ada persiapan khusus, hanya disarankan untuk berpuasa saja. Kami berangkat di Sumedang dari jam 9. Dan sudah standby di Bandung sejak jam 11,” sebut IP.

Berbeda dari yang lainnya, pasangan Zaenal Alimien dan Asep Kurnia justru tiba di Bandung sejak malam, dan menginap di salah satu hotel yang berdekatan dengan RSHS Sumedang.

“Kami sudah melakukan istirahat yang cukup, kemudian kami juga puasa. Bahkan karena perubahan jadwal yang asalnya pagi, saya jadi puasa lebih dari 12 jam,” tandasnya. (bay)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.