oleh

Ditetapkan Lolos Sebagai Pasangan Calon oleh KPU Sumedang

Zaenal Alimin-Asep Kurnia Siap Tancap Gas

KOTA – Merupakan suatu kebahagiaan bagi pasangan Zaenal Alimin-Asep Kurnia, setelah KPU menetapkannya sebagai pasangan yang berhak mengikuti kontestasi pada Pilkada yang akan digelar 27 Juni 2018 mendatang.

Keputusan tersebut berdasarkan ketentuan KPU Sumedang, tentang Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Dalam Pemilihan Umum Bupati dan Wakil Bupati Sumedang Tahun 2018. Hal ini dibacakan pada Rapat Pleno Terbuka di Kantor KPU Sumedang, kemarin (12/2).

“Alhamdulillah, saya Zaenal Alimin dan Asep Kurnia baru saja ditetapkan sebagai calon bupati dan wakil bupati Sumedang periode 2018-2023,” kata Zaenal Alimin usai mengikuti Rapat Pleno Terbuka.

Pihaknya, mengucapkan terima kasih kepada relawan dan pendukungnya atas pengorbanan selama ini, untuk sebuah cita-cita mulia dalam perjuangan menuju kursi bupati.

“Insya Allah, perjuangan kita akan membuahkan hasil dengan terpilihnya pasangan Zaenal Alimin-Asep Kurnia sebagai bupati dan wakil bupati Sumedang,” tuturnya.

Setelah penetapan calon, lanjut Zaenal, maka akan berlanjut pada penetapan nomor urut calon pasangan pada hari ini (13/2), yang disambung dengan pelaksanaan kampaye tertutup pada tahapan selanjutnya.

“Mari kita berjuang terus, tidak ada istilah putus dalam perjuangan kita sampai membuahkan hasil yang sesuai dengan harapan kita semua. Tetap SEMANGAT, salam SEMANGAT,” katanya.

Di tempat sama, Asep Kurnia mengatakan, perjalanan menuju Sumedang satu masih cukup panjang.

“Tapi saya yakin, lamun urang ngahiji, cita-cita pasti ngajadi (kalau kita bersatu pasti menang),” katanya.
Dengan berkoalisi bersama rakyat, kata Akur sapaan Asep Kurnia, pihaknya berjanji akan mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bermartabat.

“Katara ayana karasa manfaatna (kelihatan adanya, terasa manfaatnya),” jelas Akur.
Sementara itu Ketua Tim Pemenangan ZA-Akur, Munir Natsiry mengungkapkan, pihaknya akan melakukan pematangan bersama timnya dalam upaya memenangkan pasangan ZA-Akur.

“Baik konsolidasi dengan personil kemudian masalah anggaran serta metodanya seperti apa, kita akan pertajam,” sebutnya.
Sedangkan untuk masalah personel, kata Munir, pihanya sudah mempersiapkan mulai dari tingkat kecamatan, desa hingga tingkat TPS.
“Kalau misalnya jumlah TPS ada 2.000 unit, pasti tim kita ada di sana. Terutama saksi,” tuturnya.

Selain konsolidasi dengan strukturan, kata Munir, pihaknya akan menyelenggarakan beberapa kegiatan optimalisasi dari dukungan parpol.

“Ada enam parpol ditambah sejumlah komunitas,” katanya menambahkan.
Ke tiga unsur tadi, lanjut Munir, struktural, parpol dan komunitas, akan disatu padukan untuk mencapai target pemenangan di TPS. (nur/adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed