oleh

Dony: PSBB Berlaku Secara Ketat Untuk Tiap Kecamatan

SUMEDANGEKSPRES.COM – Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir didampingi beserta jajaran melakukan monitoring kesiapan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Sosial (PSBB) di posko pemeriksaan kesehatan atau check point kewilayahan PSBB Desa Cikaramas Kecamatan Tanjungmedar.

Monitoring tersebut, dilakukan seiring dengan pemberlakuan PSBB di seluruh kecamatan di Kabupaten Sumedang yang akan mulai dilaksanakan besok tanggal 22 april selama 14 hari kedepan sebagai upaya menekan penyebaran virus corona (COVID-19).

Dony mengatakan, informasi yang diterimanya dilapangan, rata-rata setiap harinya masyarakat yang masuk diperbatasan kurang lebih ada sekitar 300 kendaraan.

“Masyarakat yang melewati posko tersebut dilakukan pemeriksaan kesehatan sesuai dengan alur proses pemeriksaan mulai dari cuci tangan, penyemprotan disinfektan, cek suhu tubuh dan tindakan pencatatan dan pelaporan oleh tim medis,” ujarnya.

Tak hanya itu, Dony juga menyampaikan apresiasi atas kesiapan petugas Posko dalam mengambil tindakan terkait pelaksanakan tugas terkait penerapan PSBB yang akan nanti diberlakukan.

“Saya minta terus pelajari secara maksimal masalah penggunaan masker, jumlah kendaraan di mobil dan motor yang masuk dan keluar. Pelajari secara maksimal Peraturan Bupati tentang pelaksanaan PSBB ini. Karena ini yang harus kita pahami sebagai dasar kita mengambil tindakan dan saya minta nanti peta alur prosesnya sudah jelas sehingga masyarakat mengerti,” paparnya.

Dalam penerapannya, Dony menitipkan pesan kepada para petugas agar pelaksanaan PSBB nanti dapat dilakukan dengan konsekuen secara ketat, disiplin dan tegas. Agar penanganan covid cepat selesai dan tidak berlarut larut.

“Kami ingin semuanya berjalan efektif dan tidak bocor. PSBB berlaku untuk tiap kecamatan secara ketat, disiplin dan tegas supaya covid ini cepat selesai sehingga PSBB-nya hanya 14 hari. Kita tidak ingin longgar agar tidak lambat dan tidak mengakibatkan korban jiwa,” tuturnya. (bay)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed