DPRD Minta Usut Pembongkaran SD **Bagus: Jadi Catatan Buruk Dunia Pendidikan

WADO – DPRD Kabupaten Sumedang, minta masalah pembongkaran beberapa sekolah dasar (SD) di usut tuntas. Oknum kontraktor yang sudah membongkar beberapa sekolah yang ada di Kabupaten Sumedang itu, harus ditindak tegas.

Salah seorang anggota DPRD Kabupaten Sumedang, Bagus Noor Rochmat menilai, hal ini jadi catatan yang buruk di dunia pendidikan. Sebuah kejadian yang seperti saat ini terjadi, menandakan sebuah keputusan pihak penyelenggara pendidikan, dalam hal ini satuan pendidik adalah kepala sekolah maupun komite sekolah yang mengambil keputusan dengan membongkar bangunan tanpa ada kepastian.

“Yang menjadi aneh adalah syarat mendapat bantuan, konon katanya kondisi bangunan harus dalam keadaan rata meskipun bangunan tersebut dalam posisi masih digunakan kegiatan belajar mengajar,” katanya Bagus saat diwawancarai melalui ponsel, Minggu (14/7).

Menurutnya, impact kerugian menjadi ganda. Yaitu membuat malu dunia pendidikan serta mengorbankan anak didik dalam melakukan aktivitas belajar. Catatan kejadian ini, kata dia, harus ditelusuri siapa dalang dibalik kejadian ini. Bahkan, siapa yang akan bertanggungjawab atas kejadian ini masih belum jelas.

“Pada akhirnya, kegiatan belajar mengajar pun akan terganggu dan dampaknya anak didik tidak akan mendaptkan hak belajarnya secara maksimal,” tuturnya.

Dalam hal ini, ketegasan pihak sekolah dalam mengambil keputusan patut dipertanyakan. Kalau pun alasan kebutuhan yang mendesak ingin dapat pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) atau pun rehab, maka pihak sekolah harus menempuh prosedur yang sesuai.

“Pihak sekolah pun harus dimintai pertanggung jawabannya, kenapa bisa dengan mudah percaya terhadap proyek tersebut,” tegasnya.

Dikatakan, yang perlu diperbaiki kedepannya, adalah koordinasi pihak sekolah dengan instansi yang menaunginya. Serta, perlu adanya kehati-hatian dalam mengusulkan proposal untuk mendapatkan bantuan, jangan sampai mengesampingkan prosedur yang benar.

“Kami dari DPRD merekomendasikan untuk mengusut tuntas permasalahan ini, sehingga dapat diketahui siapa aktor atau oknum yang membuat pihak sekolah terpedaya,” tukasnya. (eri)

0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.