DPRD Wonogiri Bahas Layanan Kesehatan di Sumedang

DPRD Wonogiri Bahas Layanan Kesehatan di Sumedang

KUNJUNGAN DPRD: Suasana Diskusi di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Sumedang ketika mendapat kunjungan DPRD Kabupaten Wonogiri.(IST )

PEWARTA: IIS SULASTRI/SUMEKS

KOTA – DPRD Kabupaten Sumedang, menerima kunjungan kerja dari Komisi IV DPRD Kabupaten Wonogiri, Jumat (8/2) lalu. Kunjungan kali ini, terkait pemaparan Ketenagakerjaan dan Pelayanan Kesehatan yang disampaikan di ruang Paripurna Gedung DPRD Kabupaten Sumedang.

Selain Komisi III DPRD Sumedang yang menerima kunjungan DPRD Wonogiri, turut hadir Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang dan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang.

Adapun pembahasan layanan kesehatan yang disampaikan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, salahsatunya oleh Kabid Pelayanan Kesehatan, Emay Kusmayati SKM Mhkes, mengenai puskesmas rawat inap. “Pertama, mereka menanyakan tentang puskesmas rawat inap. Jadi di Wonogiri itu baru ada tiga puskesmas rawat inap, sedangkan di Kabupaten Sumedang sudah ada 15 puskesmas rawat inap dan ini patut kita apresiasi,” ungkapnya.

Emay mengungkapkan, ada rencana peningkatan di Tahun 2019 untuk Puskesmas Rawat Inap tersebut. “Rencananya tahun ini akan ditingkatkan kembali. Kita berharap banyak, selesainya masa pemerintahan maka Puskesmas Rawat Inap harus selesai semua,” tegasnya.

Harapnya dengan Puskesmas Rawat Inap, masyarakat bisa menjangkau pusat layanan kesehatan atau memudahkan akses layanan untuk masyarakat.

Selain informasi Puskesamas Rawat Inap, sempat diinformasikan pula mengenai bebas biaya kesehatan di Kabupaten Sumedang. “Yang kedua menanyakan tenang bebas biaya. Kita menginformasikan tadi melalui Direktur RSUD Kabupaten Sumedang, bahwa di Kabupaten Sumedang, karena sudah BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) baik itu rumah sakit atau puskesmasnya, mereka sudah ada bebas biaya bagi yang memiliki jaminan bebas kesehatan,” paparnya.

Diutarakan Emay, tidak hanya bagi yang memiliki jaminan bebas kesehatan, tetapi pelayanan kesehatan gratis bisa didapat masyarakat menengah. “Dan yang tidak termasuk memiliki jaminan bebas kesehatan, tapi kaya pun tidak. Itu tetap mendapatkan pelayanan kesehatan gratis dari Jamkesda,” tambahnya.

Selain itu, Emay menyampaikan pendapatnya setelah mendapat kunjungan dari DPRD Kabupaten Wonogiri. “Kita lebih greget lagi, berharap banyak di Kabupaten Sumedang untuk mempunyai puskesmas yang notabene memeiliki rawat inap semua. Berharap banyak, tapi kita tidak bisa memenuhinya dalam satu tahun full, karena itu juga berbatas anggaran,” ungkapnya.

Emay berharap, semua puskesmas terfasilitasi dan memiliki rawat inap. “Selain itu kami juga menginformasikan bahwa di Kabupaten Sumedang untuk mendekatkan pelayanan ke masyarakat itu bukan hanya puskesmas non rawat inap, tapi kita juga memiliki satu layanan yang sifatnya kunjungan dengan layanan rawat yaitu dengan PSC 119. Program unggulan layanan rawat yang memiliki gantungan yaitu SPGDT PMK Nomor 19 Tahun 2016,” tutupnya. (cr1)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.