Dua Wilayah Diterpa Longsor

 

**Camat: Waspada, Intensitas Hujan Masih Tinggi

SITURAJA – Intensitas curah hujan yang cukup tinggi dan berlangsung lama pada Senin (8/4) lalu, ternyata berdampak buruk bagi beberapa wilayah. Seperti terjadinya longsor di Desa Sundamekar Kecamatan Cisitu dan Desa Cijati Kecamatan Situraja.

Pantauan Sumeks, kedua wilayah itu mengalami longsor yang cukup serius pada bagian Tembok Penahan Tanah (TPT). Di Dusun Bunut 1 Desa Cijati Kecamatan Situraja, TPT dengan tinggi sekitar 4 meter dan panjang 15 meter, menimpa bagian belakang rumah salahsatu warga.

Kepala Desa Cijati Asep Junjun Junaedi menyebutkan, ambruknya TPT terjadi sekitar pukul 20.00, saat itu hujan turun cukup deras. Diduga karena kurang memadainya saluran irigasi di wilayah tersebut, maka air mengalir tidak beraturan. Bahkan saat ada penyumbatan di saluran irigasi yang kecil itu, air meluap kemana-mana. “Sepertinya harus ada perehaban untuk saluran irigasinya, agar tidak terjadi lagi hal yang sama,” katanya, kemarin (9/4).

Terpisah, Camat Situraja Sutisna menyebutkan, untuk sementara ini masyarakat dituntut untuk gotong royong membereskan matrial longsoran. Pihaknya juga, mengintruksikan kepada pemerintah setempat agar mengadakan musyawarah antara pemilik TPT dengan pemilik rumah, untuk mencari solusi terbaiknya.

Dalam hal itu, Sutisna mengimbau agar masyarakat lebih waspada menghadapi puncak musim penghujan tahun ini. Sebab, intensitas curah hujan akhir-akhir ini diperkirakan masih cukup tinggi. “Saya himbau warga agar selalu berhati-hati,” ucapnya saat berada di lokasi longsor untuk melakukan peninjauan langsung.

Sementara itu, di Dusun Cempaka Kaler Desa Sundamekar Kecamatan Cisitu, longsor juga terjadi pada malam yang sama (Senin, 8/4) sekitar pukul 23.30. TPT dengan tinggi 8 meter dan panjang 10 meter, mengancam satu rumah milik warga dan menimpa bagian belakang satu unit mobil. “Di Cisitu juga terjadi bencana longsor, yang mengancam satu rumah dan menimpa satu unit mobil,” kata warga sekitar.

Dari semua kejadian yang ada, untungnya tidak ada korban jiwa. Hanya saja, kerugian materi ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. (eri)

0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.