oleh

Sering Disemprot Disinpektan? Ini Kata Pakar

SUMEDANGEKSPRES.COM – Mewabahnya virus Korona, aktivitas penyemprotan cairan Disinpektan sangat sering dilakukan masyarakat dan pemerintah. Apalagi, penyemprotan ini dilakukan langsung ke tubuh manusia. Bukannya bagus, justru dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Bahkan, tidak akan efektif karena ada bagian yang tidak tersemprot.

“Penyemprotan Disinpektan kalau berkali-kali tidak aman, bisa mengiritasi kulit, atau merusak lapisan mata, mulut, bahkan ada yang dapat menyebabkan kanker,” kata Kepala Departemen Ilmu Kedokteran Forensik FK Unpad RSHS Dr Yoni Fuadah Syukriyani, dr SpD kepada Sumeks, kemarin.

Selain itu, lanjut Yoni, dengan disemprot seperti yang dilihat di tv, penyemprotan akan kurang efektif karena mungkin ada permukaan yang tidak terkena, atau banyak yang terbuang ke udara.

“Penyenprotan ke pohon-pohon dan jalan raya juga tidak jelas manfaatnya,” ujarnya.

Menurutnya, penggunaan yang baik adalah dipakai untuk mencuci tangan lalu dibilas air, mencuci/mengelap peralatan yang diduga tercemar. Untuk peralatan logam yang didisinfeksi dengan klorin juga harus dibilas lagi dengan air biasa, karena korosif.

“Dari pada disemprot pakai Disinpektan lebih baik sering mencuci tangan pakai sabun, physical distancing, pakai baju kerja khusus untuk di luar rumah, sesampainya di rumah cuci tangan dengan sabun, mandi, ganti pakaian bersih, baru berinteraksi dengan keluarga,” katanya.

Kemudian, jangan menumpuk dan mengaduk cucian. Jika berada di tempat umum, banyak orang, disarankan memakai masker. Orang muda sehat yang banyak berinteraksi di luar sementara tidak kontak erat dengan orang tua atau orang yang kekebalannya sedang rentan.

“Gunakanlah desinfektan untuk mengepel lantai lebih sering, mengelap barang-barang yang disentuh orang banyak secara berkala. Dan tetap menjaga daya tahan tubuh,” tandasnya. (imn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed