oleh

Ecek Laporkan Oknum Wartawan

Terkait Penggelapan Uang

KOTA – Belum puas menggugat KPU dan Panwas, H Ecek Karyana kembali melaporkan oknum wartawan yang pernah menjadi tim suksesnya ketika mencalonkan jadi bupati Sumedang.

Ecek menilai oknum wartawan tersebut dinilai telah merugikan dirinya. Padahal, sebelumnya Ecek juga menjadi sosok yang telah dilaporkan oleh sejumlah wartawan dikarenakan perkataanya yang dinilai melukai sejumlah profesi wartawan.

“Sebetulnya bukan hanya saya, tapi tim pemenangan kami yang sudah melaporkan oknum wartawan tersebut. Sebelumnya dia mengaku sebagai wartawan, tapi saya tidak tahu darimana soalnya belum dilihat pasti KTAnya,” kata Ecek saat dikonfirmasi Sumeks, Minggu (25/2).

Ecek mengenal oknum wartawan yang berinisial Y tersebut, berawal dari niat baik Y yang ingin membantunya untuk pencalonan di Pilkada Sumedang 2018. Akan tetapi, bukan membawa hasil maksimal, justru oknum wartawan tersebut malah merugikan pihak Ecek yang kala itu berpasangan dengan Tatang Sudrajat.

“Waktu itu dia membawa KTP dukungan yang ternyata ketika di kroscek banyak yang menyimpangnya. Saya waktu itu bertanya langsung kepada masyarakat, tapi ternyata masyarakat tidak merasa memberikan dukungan itu,” terangnya.

Akibat ulah oknum tersebut, Ecek mengaku merasa dirugikan. Sehingga pihaknya memilih jalan untuk melaporkannya kepada pihak yang berwajib.

“Saya jelas merasa dirugikan, baik materil maupun secara materi,” sebut Ecek.

Sementara itu, diluar permasalahan tersebut, Ecek juga masih harus menunggu hasil dari sidang sengketa pilkada Sumedang 2018 yang kini masuk kedalam tahap akhir.

“Untuk masalah itu, kami masih menunggu hasil dari Panwaslu. Kalau disini tidak dikabulkan, saya akan banding di PTUN,” tuturnya.

Sebelumnya, pihak Panwaslu Sumedang masih belum menentukan kesimpulan dari hasil musyawarah yang telah digelar selama ini. Hal itu disampaikan oleh divisi penindakan Panwaslu Sumedang Ade Sunarya.

“Semua saksi dari pemohon dan termohon sudah menyampaikan kesaksian dengan sebenar-benarnya. Kami jadikan keterangan saksi sebagai alat bukti dalam memutus sengketa,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Ade, terkait penyelesaian sengketa Pilkada Sumedang 2018 ini, akan segera diputuskan pada Selasa (27/2) nanti.

“Selasa depan baru agenda penyampaian putusan,” tandasnya. (bay)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed