oleh

Enam Rumah Terancam Ambruk

Tanah Amblas saat Hujan Deras

KOTA – Sedikitnya, enam rumah terancam ambruk. Kondisi itu, paska terjadinya tanah amblas di Lingkungan Dusun Nangerang RT 01 dan RT 04 RW 04 Desa Mekarjaya Kecamatan Sumedang Utara pada Rabu (21/1) sekira pukul 18.00.

Bahkan, dua keluarga telah mengungsi. Sebab, kejadian tanah amblas di Mekarjaya, terjadi diawali dengan turunnya hujan yang cukup deras mengguyur daerah tersebut.

Kepala Desa Mekarjaya Dudung Suryana mengatakan, keluarga mengungsi yaitu Koswara, 37, beserta istri dan kedua anaknya, serta keluarga Casih, 70, beserta kedua anaknya Rohman, 36, dan Sumiati, 42.

Adapun rumah lainnya yang juga terancam, masing-masing milik Eutik, Ateng, Ikin dan Amad.

Kondisi rumah paling parah, lanjut Dudung, rumah milik Casih, 70. Teras rumahnya, sudah anjlok dan nyaris hancur dengan tembok rumahnya retak-retak.

Secara umum jelas Dudung, tanah yang amblas dan retak panjangnya kurang lebih 70 meter dengan lebar bervariasi hingga 0,5 meter. Dan titik paling dalam, amblesnya sekitar 1,5 meter.

“Sebelum amblas, tiga hari sebelumnya daerah tersebut mulai retak dan begitu Rabu (21/2) hujan turun deras, tanah langsung amblas,” terangnya, kemarin (22/2).

Sementara itu menurut Rohman anak dari Casih yang rumahnya terancam mengatakan, goyangan pergerakan tanah sangat terasakan.
“Saat itu kami baru selesai salat magrib, tiba-tiba rumah terasa goyang dan ketika dilihat teras depan sudah anjlok,” tambah Rohman.

Hawatir rumah roboh, saat itupun dia bersama kakak dan ibunya, keluar rumah dan mengungsi ke rumah tetangga, dan baru pagi hari (kemarin) beres-beres.

“Kami pun sudah pastikan akan pindah, karena kalau tetap tinggal hawatir tanah akan terus bergerak,” tambahnya.
Sementara itu, hujan deras yang mengguyur kawasan Mekarjaya pada Rabu malam itu, selain menyebabkan tanah amblas, juga menyebabkan banjir cilencang. Bahkan, hingga masuk ke dalam Masjid Al Ikhlas setinggi kurangnya lebih 30 centimeter. (her)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed