oleh

Ermi: Selama Prosesnya Benar Kenapa Tidak

SUMEDANG – Tak hanya Partai besar yang menyoroti tentang dikuasainya beberapa lembaga dan organisasi semi pemerintah oleh partai penguasa saat ini. Tanggapan juga datang dari Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia yang merupakan pendatang baru.

Berbeda dengan PDI Perjuangan, Ketua DPD Partai Gelora Indonesia Kabupaten Sumedang Ermi Triaji menilai dikuasinya lembaga dan organisasi oleh partai penguasa merupakan hal yang wajar. Terlepas tujuannya adalah aji mumpung maupun untuk memudahkan koordinasi.

“Harus punya dasar untuk melihat sesuatu itu benar atau tidak, pantas atau tidak dan etis atau tidak. Apa dasarnya? ya regulasi yang mengatur itu semua. Sepanjang prosesnya benar sesuai aturan, kenapa tidak? masalah kok si ini yang menang itu soal strategi,” ujarnya kepada Sumeks, Senin (6/1).

Ermi juga menyebutkan, dalam hal tersebut tidak cukup melihat dari sisi aturan administratif saja. Namun yang paling penting adalah proses dalam mempraktikan aturan.

“Ini yang suka jadi rentan konflik. Si A sah secara aturan administatif untuk jadi ketua. Tapi dia datang ujug-ujug tidak melalui mekanisme karir dari bawah. Terhadap kejadian begini sah secara aturan organisasi tapi tidak etis secara logika organisasi. Apalagi kalo ada aturan yang dilanggar, itu sudah tidak benar bukan hanya tidak etis,” paparnya.

Sementara itu, lanjut Ermi, selain dari sisi aturan dan estetika, aspek kompetensi juga harus menjadi dasar dalam penjaringan.

“Harus dilihat, punya kapasitas pengalaman tidak, punya kompetensi ilmu tidak, punya integritas tidak selama ini, dan sebagainya. Karena yang bersangkutan akan memimpin lembaga publik,” terangnya.

Oleh sebab itu, menurutnya, sepanjang aspek-aspek tersebut dapat terpenuhi secara ideal, mau dari partai berkuasa atau bukan sudah menjadi tak soal lagi.

“Seperti itu, karena sudah percaya akan potensi awal yang dimiliki. Mulai dari proses yang benar, kapasitas mumpuni dan pengalaman mencukupi. Mari kuatkan akal sehat dan lezitkan nurani supaya politik kita sehat dan efektif,” tuturnya. (bay)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed