Fantastis, Bantuan Kuota Internet Rp192 Juta

sumeks images

Belum Cair, PJJ Sudah Dimulai

SUMEDANGEKSPRES.COM – Kegiatan belajar mengajar semasa pandemi bagi siswa SMK dan SMA, memang dilakukan secara daring. Untuk itu, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat akan menyalurkan bantuan kuota internet bagi sekolah SMA/SMK negeri dengan besaran Rp150 ribu perbulan.

Namun karena bantuan kuota belum cair, sejumlah orang tua siswa di SMAN Jatinangor, mempertanyakan bantuan biaya internet gratis bagi anaknya untuk pembelajaran secara online atau pembelajaran jarak jauh.

Imas Nuraeni, salah seorang orang tua murid, mengaku terbebani dengan sistem belajar online. Anaknya merengek minta dibelikan kuota internet. Padahal di tengah pandemi, pemasukan dari suaminya berkurang.

“Kami sangat senang jika memang benar ada bantuan kuota internet buat siswa. Tapi entah kapan bantuan itu terealisasi, cuma baru mendengar kabar saja,” ujarnya, kemarin (20/7).

Menurut Imas, selaku orangtua siswa dari Alfi Nuriyah Fasya kelas XI IPA 3, adanya bantuan kuota internet gratis sangat disambut baik sejumlah orangtua siswa. Sebab dinilai dapat meringankan beban biaya sekolah di tengah pandemi Covid-19.

“Tentu sangat membantu beban kami, apalagi dimasa pandemi Covid-19 ini. Yang kami dengar setiap siswa akan mendapat Rp150 ribu selama 6 bulan untuk penggunaan kuota internet. Akan tetapi, teknisnya seperti apa, kami tidak tahu,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) sekaligus Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) SMAN 1 Jatinangor, Dr. Maman Rachmana membenarkan adanya bantuan kuota internet gratis bagi murid SMAN se-Jabar.

“Tak hanya di SMAN Jatinangor, bantuan kuota internet berlaku untuk setiap SMAN dan SMKN di Jawa Barat, demi kelancaran pembelajaran secara online atau daring selama masa pandemi Covid-19,” terangnya.

Menurut Maman, pemberian kuota internet tersebut teknisnya akan dilakukan melalui Satgas Covid-19 SMAN Jatinangor, kemudian didistribusikan kepada masing-masing murid rata-rata senilai Rp 150 ribu, yang berasal dari biaya operasional pendidikan daerah (BOPD) dan BOS.

“Jumlah murid SMAN Jatinangor dari kelas X hingga XII sebanyak 1.280 siswa. Jika ditotalkan mencapai angka Rp192 juta, dan semuanya dipastikan akan menerima bantuan kuota internet selama 6 bulan terhitung sejak Juli sampai Desember 2020 nanti,” tandasnya.

Terpisah, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat (Disdik Jabar) melalui Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Disdik Jabar, Deden Saiful Hidayat mengatakan bantuan tersebut diberikan untuk menunjang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama masa pandemi Covid-19. Adapun bantuan kuota internet senilai Rp150 ribu tersebut, akan diberikan setiap bulan bagi siswa.

“Kami membantu melalui dana Biaya Operasional Pendidikan Daerah (BOPD) dan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Nah dari dana itu (BOPD dan BOS), sebagian besarnya bisa digunakan membiayai kuota internet untuk pembelajaran. Dana ini disalurkan dulu ke sekolah. Nah dari sekolah akan menentukan mana siswa yang memerlukan bantuan kuota internet,” katanya.

Namun, kata dia, karena rombongan belajar paling besar di SMA, akan diberikan Rp140 ribu per siswa per bulan. Nah Rp140 ribu tidak berarti seluruhnya untuk kuota internet, tapi dialokasikan juga hal-hal lain. “Tapi untuk masa pandemi Covid-19, kita fokus membantu pada proses pembelajaran siswa (khususnya PJJ),” tandasnya. (imn/*)

4 thoughts on “Fantastis, Bantuan Kuota Internet Rp192 Juta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.