Gas Langka, Dewan: Tanggung Jawab Pemerintah

Peliput/Editor: ATEP BIMO ARIO SUTEJO/SUMEKS

Gas Langka, Dewan: Tanggung Jawab Pemerintah

CEK STOK: Sejumlah petugas tengah mengecek ketersediaan gas elpiji di sejumlah tempat. (DOK/SUMEKS)

VIRAL DI MEDSOS

KOTA – Masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Sumedang, mengeluhkan kelangkaan gas elpiji tiga kilogram. Kondisi ini telah terjadi menjelang hingga beberapa hari Bulan Ramadan.

Keluhan warga tersebut sering diunggah di beberapa media sosial dalam beberapa hari ini. Seperti yang diungkapkan Ary Erfan Setiana di grup Facebook Sumedang Tandang.

Ary menulis ‘CARI PAMIMPIN NU NGARTI.. SALAH SAHIJINA BISA NGAJAMIN STOL LPG 3 KG AYA JEUNG MURAH. NDEK KUMAHA MIMPIN JELMA.. GAS 3KG GE SUSAH AYANA. #NAHA DEK KITU WAE..Sebal.’

Tak ayal, keluhan itu menimbulkan banyak tanggapan. Sampai berita ini diturunkan, tercatat sebanyak 64 yang menanggapi postingan tersebut.

Menanggapi keluhan warga, anggota DPRD Sumedang Dede Suwarman mengatakan, kelangkaan gas di beberapa wilayah Kabupaten Sumedang, merupakan tanggung jawab pemerintah. Seharusnya, pemerintah dapat menjamin keberadaan gas tiga kilogram ini, apalagi saat Bulan Ramadan seperti ini.

“Semuanya dikembalikan kembali kepada pemerintah. Kelangkaan gas elpiji tiga kilogram menjadi tanggung jawab pemerintah,” ujar Dede, kemarin (21/5).

Selain itu, kata Dede, pemerintah juga harus segera bertindak dan mengambil langkah-langkah untuk menanggulangi kelangkaan gas ini. “Seperti misalnya mengadakan operasi pasar dan lainnya agar masyarakat tidak resah,” tandasnya.

Dede berharap, masalah kelangkaan gas elpiji tiga kilogram segera terselesaikan. Apalagi menjelang Hari Raya Idul Fitri, kebutuhan gas elpiji dipastikan meningkat.

“Kasihan masyarakat kalau dibiarkan oleh pemerintah. Mereka sangat membutuhkan gas tersebut,” pungkasnya. (atp)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.