oleh

Giliran Dua Warga Mekarmulya Mundur dari PKH

SITURAJA – Warga Dusun Cilimus Desa Mekarmulya Kecamatan Situraja, mengajukan mundur dari penerimaan Program Keluarga Harapan (PKH), Senin (3/2). Sebab, mereka merasa sudah mampu dan berkebutuhan cukup. Seperti diakui Ai Nurhayati, 34, dan Nining, 46, mantap mundur dari penerimaan PKH.

Ai Nurhayati mengatakan, keinginannya untuk mundur sudah bulat. “Saya mengajukan permohonan mundur dari penerimaan Keluarga Harapan, karena saya udah mampu dan tidak membutuhkannya lagi,” katanya.

Ai juga menambahkan, selama proses pemundurannya dari program itu, dia masih terus dapat bantuan. Akan tetapi, dia akan menyumbangkan semua uang yang dia terima dari program tersebut. “Saya akan menyumbangkan uang tersebut kepada orang yang membutuhkan, buat apa saya pakai uang itu, saya sudah merasa cukup ko, lebih baik disumbangkan,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Kordinator Kecamatan (Korcam) PKH Situraja, Ali Murtadho membenarkan pengunduran diri dua warga Dusun Cilimus dari penerimaan PKH. “Benar, kita menerima langsung pengajuan pengunduran diri dari kedua orang tersebut,” katanya.

Ali juga menambahkan bahwa untuk mengajukan pengunduran dari program PKH memerlukan proses terlebih dulu. “Pengajuan dulu, lalu come visit atau survai rumah, setelah itu konfirmasi ke Kepala desa, bahwa ibu ini sudah keluar,” tambahnya.

Dari data yang didapat Sumeks, penerima bantuan PKH di Desa Mekarmulya ada 205 dan sekarang berkurang menjadi 203. Sebagian besar penerma PKH, mata pencahariannya sebagai buruh harian lepas. (cr1)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 komentar

News Feed