Harga Naik, Barang Mulai Terbatas

Peliput/Editor: ATEP BIMO AS/SUMEKS

Harga Naik, Barang Mulai Terbatas

DOK/SUMEKS DAGANG MANGGA: Sejumlah pedagang mangga Gedong Gincu di kawasan Tomo menunggu pembeli di jongkonya, beberapa waktu lalu.(ATEP BIMO AS/SUMEKS)

TOMO – Para petani mangga di Desa Jembarwangi Kecamatan Tomo, patut bergembira. Kini, harga mangga mulai merangkak naik setiap kilogramnya.

“Saat ini, khusus mangga Gedong Gincu perkilogramnya di petani mencapai Rp 25.000/Kg,” ujar seorang petani mangga sekaligus Ketua Kelompok Tani Jembar Makmur Inta Suminta saat dihubungi Sumeks, kemarin (11/7).

Dikatakan Inta, harga mulai merangkak naik karena pasokan mangga dari daerah lain seperti Indramayu, Subang dan Kerawang mulai habis. “Kami agak sedikit lega dengan keadaan ini, cukup membantu para petani,” tandasnya.

Namun, kata Inta, kenaikan harga buah mangga itu tidak dibarengi pasokan yang cukup dari para petani di Sumedang. Sebab, pasokan buah mangga dari wilayah Sumedang khususnya Desa Jembarwangi Kecamatan Tomo, pun mulai terbatas.

“Kami hanya bisa memanfaatkan sisa mangga yang ada. Dan, itu pun sudah mulai terbatas,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, pemasaran berbagai jenis buah mangga hasil panen di wilayah Kabupaten Sumedang ‘memble’. Sebab, saat itu pada waktu yang bersamaan di wilayah kabupaten lain, seperti Indramayu, Karawang dan Subang sedang mengalami panen raya.

Hasil produksi buah mangga dari kabupaten lain mampu bersaing dengan hasil produksi buah mangga dari Kabupaten Sumedang. Karena, biaya operasional dan transpot yang dikeluarkan petani mangga di ketiga kabupaten tadi sangat sedikit. (atp)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js