Hati-hati Melintas Jalur Bandung-Cirebon

Peliput/Editor: IST

Hati-hati Melintas Jalur Bandung-Cirebon

TINJAU LOKASI: Sejumlah anggota Polsek Paseh beserta Koramil Paseh meninjau jalan amblas di Tanjakan Bohong.

RETAK DAN AMBLAS

PASEH – Akibat hujan dengan intensitas tinggi, membuat ruas Jalan Nasional Cirebon-Bandung mengalami retak dan amblas akhir pekan lalu. Kondisi tersebut tepatnya terjadi di betulan Tanjakan Bohong Dusun Warungbuah Desa Padanaan Kecamatan Paseh.

Sebelumnya, jajaran Polsek Paseh telah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi amblasnya jalan. Diantaranya dengan memasang garis polisi di sekitar jalan amblas, berkoordinasi dengan pihak kontraktor yang sedang memperbaiki jalan untuk penanganan sementara, serta mengintruksikan anggota untuk patroli setiap hari.

Kapolsek Paseh AKP Atang Sutisna membenarkan kejadian jalan kembali amblas yang berimbas terhadap penyendatan arus dari kedua arah.

“Untuk mengantisipasi kemacetan kita melakukan buka tutup jalur,” kata Atang saat dikonfirmasi Sumeks melalui sambungan telepon, kemarin (15/11).

Dia menyebutkan, jalan mengalami retak kurang lebih sepanjang 21 meter dengan lebar 10 hingga 20 centimeter. Selain tekstur tanah labil yang disertai tingginya curah hujan, tonase alat berat yang sedang mengerjakan proyek jalan di sekitar tanah amblas, menjadi faktor pemicu lainnya. Dan di daerah itu juga, sering terjadi pergerakan tanah.

“Di kawasan Tanjakan Bohong terdapat dua titik jalan yang rawan amblas. Keduanya saling berdekatan dan retakan yang pertama sudah ada sejak beberapa waktu lalu,” tandasnya.

Kapolsek mengkhawatirkan, jika hujan terus menerus turun dengan intensitas cukup tinggi, keretakan dan amblasnya jalan akan semakin parah.

“Tak hanya di kawasan Tanjakan Bohong saja yang rawan amblas, masih ada beberapa titik lainnya hingga ke wilayah Kecamatan Tomo,” tukasnya.

Selain rawan miring dan retak, lanjut Atang, Jalan Nasional Cirebon-Bandung di wilayah Kecamatan Paseh juga rawan terjadi kecelakaan. Terutama di beberapa titik seperti Tanjakan Nyalindung dan Pengkolan Asem Desa Padanaan serta tikungan Cihaur Desa Lagok Kaler.

“Kami menghimbau agar para pengendara roda dua atau pun roda empat untuk selalu berhati-hati saat melintas. Sebab banyak turunan dan tikungan tajam di ruas Legok hingga Nyalindung. Apalagi musim hujan seperti sekarang,” jelasnya.

Berdasarkan pantauan, kedua titik kerusakan jalan di Tanjakan Bohong kini sedang diperbaiki. Di kedua titik itu sedang dilakukan pekerjaan pengeboran dan pengecoran dinding penahan bahu jalan.

Sementara itu, Dan PWK Koramil Paseh Pelda Aep mengatakan, pihaknya selalu siap siaga di sekitar lokasi tanah amblas. Itu dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diharapkan.

“Kita bekerja sama anggota kepolisian melakukan monitoring di sekitar lokasi,” ujarnya. (nur)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.