Haul Pangeran Soegih ke-135 Raih Prestasi

Haul Pangeran Soegih ke-135 Raih Prestasi

DINOBATKAN: Bupati Eka Setiawan saat dinobatkan sebagai Bapak Pemerhati Seni dan Budaya, beberapa waktu lalu.

PEWARTA: ASEP HERDIANA/SUMEKS

DIGANJAR REKOR

KOTA – Original Rekor Indonesia (ORI) memberikan Piagam Penghargaan Rekor Dunia Indonesia kepada lima tokoh Kabupaten Sumedang, kemarin. Rekor ini, terkait penyelenggaraan Haul Akbar Pangeran Soegih yang ke-135.

Mereka, yakni R Moh Zaitun Kartadikusumah sebagai penyelenggara, R Luky Djohari Soemawilaga sebagai kreator, R Ikik Lukman Soemadisoeria sebagai penggagas serta Bupati Sumedang Eka Setiawan dan Ustad Fuad Ginan Burhanudin sebagai Pendukung Helaran Haul Akbar Pangeran Soegih ke-135.

Kepada Bupati Eka, ORI juga menobatkan sebagai Bapak Pemerhati Seni Budaya. Penobatan diberikan Ketua ORI Agung Elviano pada Prosesi Pengarakan Benda Pusaka Musium Geusan Ulun di Halaman Gedung Srimanganti Sumedang, Selasa (21/11).

Menurut Agung, dalam buku ORI, sebuah catatan sejarah untuk Indonesia, khususnya Kabupaten Sumedang, yaitu memberikan ceramah terbanyak dalam satu momen Haul Akbar Pangeran Soegih yang ke 135. Sebanyak 42 penyeramah/tausyiah dihadiri 20.054 jamaah. Pelaksaan haul juga jadi yang terlama pelaksanaannya, selama 9 hari 9 malam, dengan memadukan unsur seni budaya, adat tradisi, dan tabligh akbar (16 sampai dengan 24 September 2017).

“Untuk itu, ORI tidak menerbitkan rekor Indonesia, karena ternyata di dunia hal tersebut belum pernah terjadi, maka dari itu ORI menerbitkan Rekor Dunia Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu Bupati Eka dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara Pengarakan Benda Pusaka. Dia berharap, Sumedang semakin maju serta pembangunannya berjalan lancar.

“Saya atas nama pemerintah Kabupaten Sumedang, menyampaikan terima kasih kepada para nonoman Pangeran Sumedang yang hari ini menyelenggarakan acara Maulid Nabi 1439 Hijriah yang dikaitkan dengan tradisi Sumedang. Mudah-mudahan ini menjadi tradisi yang bisa berlanjut seterusnya, serta hal ini juga harus diketahui oleh generasi muda Sumedang bahwa Sumedang mempunyai tradisi yang luar biasa,” ujarnya. (her)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.