Herpes Bukan Karena Air Kotor

Herpes Bukan Karena Air Kotor

IST CEK: Dinas Kesehatan saat melakukan pengecekan air bersih di Wisma Haji Sumedang.

PEWARTA: igun

KOTA – Bagian Kesehatan Lingkungan (Kesling) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, langsung tanggap terkait adanya keluhan atlet gantolle kontingen DKI Jakarta, Fauzi Lukandi. Seperti diketahui akun facebooknya, ia mengunggah kekecewaan terhadap fasilitas air mandi yang tidak layak, airnya keruh dan menyebabkan dirinya gatal-gatal.

“Terkait dengan adanya keluhan salah seorang atlet cabor gantolle yang mendapat penginapan di Wisma Haji Sumedang, kami dari tim kesehatan lingkungan juga tim gizi dan tim medis dinas kesehatan Kabupaten Sumedang, sebetulnya sudah melakukan upaya-upaya pengendalian faktor risiko baik di lingkungan penginapan yang direkomendasikan oleh PB. PON Provinsi Jawa Barat maupun di venue-venue pertandingan,” kata Kasubbag Program yang diperbantukan untuk PON pada bagian Kesling, Eqi Riswandiyah Utomo, SKM., pada Sumeks, kemarin.

Lanjut dia, inspeksi kesehatan lingkungan, telah dilakukan saat sertifikasi laik sehat, termasuk juga saat finishing persiapan kedatangan para atlet pada H-2.

“Pada H-2 kita melakukan fogging, lalu setiap hari mulai kedatangan atlet hingga h+1 kepulangan atlet tugas kami terus untuk inspeksi kesehatan lingkungan. Selain tugas pengamanan bank sampel makanan,” imbuhnya.

Ia juga memberikan klarifikasi terkait keluhan atlet tersebut, dan menyebutkan jika kondisi air dan sanitasi di semua hotel dan venue dalam keadaan baik dan memenuhi syarat secara fisik.

“Namun pada hari terakhir pertandingan gantolle, hujan turun deras dan kemungkinan meresap ke sumber air yang di Wisma Haji Sumedang,” terang dia.

Dikatakan Eqy, petugas dari Dinas Kesehatan yang ditugaskan di Wisma Haji pun kerap melakukan pemantauan di sekitar lokasi. Begitu ada laporan air keruh, kata dia, langsung pihaknya dengan pengelola Wisma Haji melakukan pembersihan dan tidak lama kondisi air sudah jernih kembali.

“Jadi air kotornya itu, cuma sebentar kok, dan langsung dinormalisasi lagi,” ungkapnya.

Kalau terkait harpes dan gatal-gatal yang juga dikeluhkan para atlet, yang dituding berasal dari air kotor. Eqy menyebutkan untuk kewenangan menjawab hal itu ada di tim medis, namun ia memastikan bukan dari air kotor.

“Kalau gatel-gatel aku kurang paham juga takut salah itu kewenangannya tim medis,” terangnya.

Ditambahkan Dede Cucum Daryati, menyebutkan jika penyakit herpes bukan disebabkan oleh kualitas air tetapi oleh virus. “Beda penyakit kulit akibat air dan virus,” tandasnya.

Sebelumnya, Operator Game Management System (GMS) Support yang ditempatkan di wisma Haji membenarkan jika sebelumnya pada hari Jumat, wisma haji kebanjiran. Air banjir tersebut maresap dan masuk ke sumur. “Jadi air ke kamar mandi jadi keruh, baru jernih lagi hari Minggu,” kata tim GMS Support Wisma Haji Erwan. (ign)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.