Hilal Belum Terlihat, Kemenag Tetapkan Lebaran Hari Minggu

SUMEDANGEKSPRES.COM – Kementerian Agama menggelar sidang isbat penetapan 1 Syawal 1441 Hijriah pada Jumat, 22 Mei 2020 petang, dan menetapkan Hari Raya Idulfitri 1441 H jatuh pada Minggu, 24 Mei 2020.

“Semua melaporkan tidak melihat hilal (bulan baru). Oleh karena, metode hisab posisi hilal di bawah ufuk dan laporan perukyat tidak melihat hilal maka sidang isbat secara bulat menetapkan 1 Syawal 1441 Hijriah jatuh pada Minggu, 24 Mei 2020,” kata Menteri Agama Fachrul Razi dalam telekonferensi persnya di Jakarta, Jumat.

Berdasarkan data sistem Emphemiris Hisab Rukyat, tinggi hilal menjelang Syawal 1441 Hijriah pada Jumat (22/5) di Pelabuhan Ratu adalah -39°59’51”

Ini artinya, hilal tidak mungkin dapat terlihat sebelum matahari terbenam pada pukul 17:44:26 WIB. Kemungkinan, lebaran Idul Fitri akan jatuh pada Minggu (24/5).

Kesimpulan ini diambil Kementerian Agama dalam sidang isbat untuk menentukan 1 Syawal 1441 Hijriyah atau jatuhnya Hari Raya Idul Fitri 2020. Sidang isbat itu dilaksanakan di Kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Jumat (22/5).

Sidang Isbat 2020 diawali dengan pemaparan yang dipimpin oleh Anggota Tim Hisab dan Rukyat atau Tim Falakiyah Kemenag Cecep Nurwendaya.

Menurut Cecep, tinggi hilal hingga hari ini masih negatif karena pada saat matahari terbenam, posisi hilal sudah berada di bawah ufuk.  ”Hilal terbenam lebih dahulu dibandingkan dengan matahari,” katanya.

Menurutnya, tinggi hilal menjelang Syawal 1441 Hijriah pada Jumat (22/5) di Pelabuhan Ratu tercatat -39°59’51”.

”Dengan demikian, hilal tidak mungkin dapat terlihat sebelum matahari terbenam pada pukul 17:44:26 WIB. Hilal tidak mungkin dapat terlihat setelah hilal terbenam pada pukul 17.30.03 WIB. Hilal terbenam 14 menit 23 detik sebelum matahari terbenam,” papar Cecep.

Menurut Cecep, semua wilayah di Indonesia memiliki ketinggian negatif antara minus 5,29 sampai dengan mius 3,96 derajat. ”Hilal terbenam dahulu dibandingkan dengan matahari. Artinya, kemungkinan Hari Raya Idul Fitri jatuh pada Minggu (24/5) lusa,” katanya.

Dalam menetapkan 1 Syawal 1440 Hijriyah atau Hari Raya Idul Fitri, Kemenag juga telah menerjunkan petugas rukyatul hilal di 80 titik di seluruh Indonesia. Namun, hasil akhirnya masih akan disampaikan secara resmi oleh Menteri Agama Fachrul Razi sebagai pimpinan sidang isbat.

”Secara hisab awal Syawal 1441 Hijriyah jatuh pada Minggu, sifatnya informatif, konfirmasinya menunggu hasil rukyat dan keputusan sidang isbat,” jelasnya. (bbs/wsa/fin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.