Hilang, Emin Diduga Hanyut

Peliput/Editor: IST

Hilang, Emin Diduga Hanyut

PENCARIAN: Petugas gabungan dari Kepolisian, Basarnas, TNI dan dibantu warga masih dalam pencarian Emin yang diduga hanyut di Sungai Cikandung.

Empat Hari Pencarian di Sungai Cikandung

TANJUNGMEDAR – Emin, 57, warga RT 02 RW 02 Dusun Cipicung Desa Sukatani Kecamatan Tanjungmedar, hilang dari kediamannya sejak Jumat (16/12) malam lalu. Dugaan sementara, Emin hanyut di Sungai Cikandung.

Kerabat korban Endang Mulyawan menuturkan, pihak keluarga mengetahui korban hilang pada Sabtu (17/12) pagi. Kemudian, keluarga langsung melakukan pencarian.

“Keluarga mulai sadar Emin hilang pada Sabtu pagi dan langsung melakukan pencarian meski saat itu belum memberikan laporan,” ujar Endang kepada media, kemarin (19/12).

Endang menambahkan, hingga kemarin (19/12) belum ada petunjuk mengenai korban Emin. “Para petugas dari Kepolisian, Basarnas, TNI dibantu warga hingga kini belum mengetahui kondisi korban,” tambahnya.

Sementara itu Kapolsek Tanjungmedar Iptu H Supriadi mengatakan, hingga empat hari berlalu belum ada kepastian terkait nasib korban. Korban Emin diduga hanyut di Sungai Cikandung karena setelah dilakukan pencarian petugas dan warga menemukan dudukuy dan sandal korban di tebing tepi Sungai Cikandung pada Senin (18/12).

“Warga menduga korban terbawa hanyut Sungai Cikandung setelah terperosok dari tebing setinggi tiga meter. Kemudian, keluarga dan warga baru menghubungi petugas Basarnas dan BPBD untuk melakukan pencarian secara langsung,” terangnya.

Dikatakan Supriadi, para petugas kini masih kesulitan dalam melakukan pencarian. Selain karena telat memberikan informasi, kondisi aliran Sungai Cikandung dan cuaca buruk menjadi masalah dalam melakukan pencarian.

“Sejauh ini, pencarian masih dilakukan dengan melakukan penyisiran di aliran sungai. Malam ini, pencarian diberhentikan dulu. Besok (hari ini) jam 8 akan dimulai lagi melakukan pencarian,” tukasnya.

Hal senada disampaikan Petugas BPBD Sumedang Ato Suharyanto. Menurutnya, pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai dan terkendala kondisi geografis. Sehingga pada sore kemarin pencarian sementara dihentikan mengingat kondisi yang semakin gelap.

“Terkadang, aliran Sungai Cikandung mengalami pasang. Hal itu menjadi kendala,” tukasnya. (atp)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.