oleh

Hujan Turun, Tanah Bergerak, 113 Rumah Terancam Ambruk

TANJUNGMEDAR – 113 rumah dan 2 mesjid di Dusun Sindang Palay dan Dusun Bungbulang, Desa Sukamukti, Kecamatan Tanjungmedar, kondisinya rusak. Bahkan sebanyak 28 rumah sudah tidak dapat dihuni karena rusak akibat terjadinya pergeseran tanah, belum lama ini.

Odas, salah seorang warga Dusun Bungbulang, mengaku resah dan takut rumahnya yang telah ruksak akibat pergerakan tanah akan roboh diterpa hujan terus menerus.

“Ya takut lah, kalau hujan terus-terusan kaya gini, lama-lama takut roboh juga. Soalnya rumah saya kan udah ruksak akibat pergerakan tanah waktu itu,” katanya kepada Sumedang Ekspres, Senin (14/12).

Odas berharap, pemerintah lebih serius membantu warga yang rumahnya sudah retak. Sehingga jangan sampai menunggu ada korban dari bencana yang masih mengancam itu.

“Saat ini kan bantuan dari pemerintah masih belum terasa maksimal, saya harap pemerintah lebih memikirkan kami lagi, disaat cuaca seperti ini kami merasa sangat khawatir. Jangan sampai ada korban saja akibat kondisi yang terjadi saat ini,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sukamukti, Asep Ruswana juga turut khawatir akan kondisi saat ini. Sementara ia merasa perhatian pemerintah memang masih kurang sejak 2013 tahun yang lalu.

“Ya memang, sejak 2013 hingga sekarang masih belum ada perhatian. Cuma baru pematangan saja bulan-bulan kemarin. Saya berharap, untuk 28 KK yang ruksak parah ini, karena sifatnya emergency jadi kalau bisa secepatnya dibangun,” kata kades.

Asep juga mengimbau kepada warga, jika terjadi hujan lebat secara terus menerus, diharapkan untuk melapor kepada pihak desa agar bisa diamankan.

“Untuk yang rumahnya ruksak, jika terjadi hujan untuk segera melapor ke kami atau keamanan, kami siap menampung dan akan melakukan koordinasi kepada Dinsos dan Kesbang seperti tahun-tahun kebelakang. Ya mudah-mudahan tidak terjadi seperti tahun-tahun kebelakang lagi,” pungkasnya. (bay)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed